Breaking News:

Berita Banjarbaru

Biro Travel Umrah Bertumbangan di Kota Banjarbaru, Kini Tersisa 7 Agen

Total 25 kantor agen biro umrah dan haji di Kota Banjarbaru, Kemeneg mencatat saat ini tersisa 7 kantor akibat larangan dari Arab Saudi saat pandemi.

BANJARMASINPOST.CO.ID/KHAIRIL RAHIM
HM Aride, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejak pandemi Covid-19, pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara kedatangan jemaah umrah sejak tahun lalu.

Hal itu berimbas pada tumbangnya sejumlah biro travel, termasuk di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Biro umrah tersebut memilih tutup karena tidak lagi melayani keberangkatan jemaah. Walaupun calon jemaah umrah asal Kota Idaman ini masih banyak yang ingin mendaftar.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Banjarbaru, HM Aride, Senin (22/2/2021),  mengatakan, pihaknya sudah berkeliling ke sejumlah travel umroh dan haji di Banjarbaru. "Banyak yang tutup," kata dia.

Baca juga: Umrah Ditunda Lagi Imbas Larangan Masuk Arab Saudi, Pemerintah Diminta Bantu Travel Umrah dan Haji

Baca juga: 170 Calon Jemaah Haji Serahkan Paspor Haji ke Kemenag Banjarbaru

Dikatakan, hal itu terjadi karena tidak ada pemasukan sama sekali dari pembayaran calon jemaah umrah maupun haji.

"Untuk travel-travel yang memang hanya urusannya umrah dan haji, betul-betul sudah tutup kantornya, saat kami cek," tambah dia.

Berdasarkan data dan pantauan Kemenag Banjarbaru, sebelumnya ada 25 biro travel umrah dan haji. Namun kini yang bertahan hanya tinggal 7 agen. "Tujuh ini kami pantau masih buka saja di jam-jam kerja," kata dia.

Kemudian, Aride mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci. Sebab, wewenang dan data resmi ada di Kantor Wilayah Kemenag Kalsel.

Baca juga: Banyak Warga Kalsel Ragu Daftar Umrah, Usaha Travel Umrah Pun Terimbas

"Kami di sini hanya melakukan pembinaan, sementara data dan perbaharuan serta izin ada di Kanwil," sebut dia.

Travel umrah dan haji, kata Aride, biasanya setiap tiga tahun diperbarui di Kanwil Kemenag Kalsel. "Sementara dari kami, membantu memberikan informasi verifikasi," sebut dia.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved