Breaking News:

Desa Rampa Kotabaru

Desa Rampa Kotabaru, Desa Para Nelayan Suku Bajau dengan Segala Keunikannya

Desa Rampa Kotabaru berpenduduk lebih kurang 6.000 jiwa, 90 persennya berprofesi sebagai nelayan tradisional tangkap.

Disparpora Kotabaru
Titi tali salah satu tradisi warga Desa Rampa yang terus meregenerasi 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kampung Rampa, salah satu desa di Kecamatan Pulaulaut Utara.

Kampung padat permukiman warga ini, mayoritas adalah Suku Bajau dan memiliki banyak keunikan.

Desa Rampa yang berpenduduk lebih kurang 6.000 jiwa, 90 persennya berprofesi sebagai nelayan tradisional tangkap.

Kearifan lokal dari warga Suku Bajau ini, cukup banyak terutama berkaitan dengan keadatan.

Baca juga: Gotong Royong, Warga Sukmaraga Kotabaru Persiapkan Penyelenggaraan Haul Guru Sekumpul

Baca juga: Kapolsek Pulaulaut Tengah Kotabaru Bantu Keramik Pembangunan Langgar Nurul Huda di Desa Salino

Selain meniti tali, keterampilan dari generasi kegenerasi, ada juga musik alahai, pesta adat hingga kearifan lokal lainnya.

Desa Rampa berada tepat di tengah perkotaan, dan dikenal kampung kumuh, namun unik.

Kondisi itu seolah menjadi magnet bagi pemerintah daerah.

Direncanakan Pemerintah Daerah, menata sekaligus memoles kampung padat permukiman ini menjadi kampung wisata.

BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved