Breaking News:

Kriminalitas Kotabaru

Pencabulan di Kotabaru, Dua Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Diancam Hukuman Penjara 15 Tahun

Dua pelaku persetubuhan anak di bawah umur di Kotabaru diancam penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, denda paling banyak Rp 5 miliar

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Satreskrim Polres Kotabaru
MA pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur sudah diamankan Polres Kotabaru 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dua pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur sudah diamankan Polres Kotabaru

Korban berusia di bawah umur berstatus pelajar.

Oleh karena perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat Pasal 81 Ayat (2) UURI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UURI No 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang- undang.

Setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan oranglain

Baca juga: Gotong Royong, Warga Sukmaraga Kotabaru Persiapkan Penyelenggaraan Haul Guru Sekumpul

Baca juga: Kapolsek Pulaulaut Tengah Kotabaru Bantu Keramik Pembangunan Langgar Nurul Huda di Desa Salino

.Sesuai pasal disangkakan, tersangka terancam pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin SIK melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil SIK kepada banjarmasinpost.co.id.

Sebelumnya Abdul Jalil menjelaskan, kedua pelaku berinisial AN dan MA, ditangkap di tempat berbeda pada, Sabtu (13/2/2021) lalu, setelah orangtua korban melaporkan dugaan pencabulan oleh kedua tersangka ke Polres Kotabaru.

Baca juga: Laka Lantas di Tala, Tabrakan di Jalan Menikung Depan Kantor Camat Pelaihari, Satu Nyawa Melayang

Baca juga: Donor Darah Plasma Konvalesen Mulai Ramai, Tanahlaut Segera Bahas dengan Tim Ahli

Perbuatan itu pun, terang Kasat Reskrim, diakui kedua tersangka ketika diinterogasi jajarannya setelah keduanya diamankan.

Kepada petugas AN mengaku dua kali melakukan hubungan badan kepada korban.

Pertama di sebuah penginapan di wilayah Rampa dan kedua di sebuah hotel di kawasan jalan Veteran.

Sedangkan pelaku MA, mengaku lima kali melakukan hubungan badan.

Kelima kalinya dilakukan di sebuah rumah di kawasan Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru.

BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved