Breaking News:

Berita Internasional

Sehari, Pesawat Militer Nigeria dan Meksiko Sama-sama Jatuh, Seluruh Penumpang Tewas

Dalam sehari kemarin Minggu (21/2/2021) pesawat militer dua negara Nigeria dan Meksiko jatuh dan begini nasib penumpangnya

Editor: Didik Triomarsidi
AFP/KOLA SULAIMON
Foto di lokasi kecelakaan pesawat militer Nigeria yang jatuh di landasan pacu bandara dekat ibu kota Nigeria, Abuja, pada Minggu (21/2/2021). Sebuah pesawat militer Nigeria Beechraft KingAir B350 jatuh menewaskan tujuh personel di dalamnya saat kembali ke Bandara Abuja setelah melaporkan kerusakan mesin. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dalam sehari kemarin Minggu (21/2/2021) pesawat militer dua negara Nigeria dan Meksiko jatuh.

Dalam peristiwa itu seluruh penumpangnya tidak ada yang selamat.

Pesawat militer Nigeria jatuh di dekat Ibu Kota Nigeria, Abuja, pada Minggu (21/2/2021).

Juru Bicara Angkatan Udara Nigeria, Ibikunle Daramola mengatakan, sebanyak tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut sebagaimana dilansir dari AFP.

Baca juga: VIDEO Viral Mesin Pesawat Boeing 777 Meledak & Terbakar di Udara, Pecahan Mesin Hantam Rumah Warga

Baca juga: Penyebab Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Masih Belum Jelas, KNKT: Tidak Pecah di Udara

Baca juga: Peristiwa Aneh Dialami Maia Estianty Saat Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Ibu AL El Dul: Kok Goyang

Pesawat itu dijadwalkan melakukan misi pengintaian sehubungan dengan operasi penyelamatan puluhan orang yang diculik dari sebuah sekolah di dekat negara bagian Niger pada Rabu (17/2/2021).

Orang-orang bersenjata, yang dikenal warga lokal sebagai bandit, membunuh seorang siswa dan menangkap 42 orang, termasuk 27 siswa, tiga guru dan staf sekolah pada Rabu.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari memerintahkan pasukan keamanan untuk membebaskan para korban penculikan.

Militer Nigeria serta polisi mengatakan, mereka sedang melacak keberadaan dan tempat persembunyian bandit tersebut.

Daramola mengatakan, pesawat yang jatuh tersebut dijadwalkan melakukan misi pengintaian di negara bagian Niger dan sekitarnya sehubungan dengan upaya untuk mengamankan pembebasan para korban penculikan.

Penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Tetapi para pejabat mengatakan, pilot telah melaporkan adanya kerusakan mesin.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved