Breaking News:

Kriminalitas Tapin

Tersangka Pengunggah Konten Asusila dari Kabupaten Tapin Terancam Pasal UU ITE

Seorang warga Jalan Gerilya, Kelurahan Rantau Kanan, Kabupaten Tapin, ditahan polisi karena mengunggah konten asusila dan diancam dengan pasal UU ITE.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Mochamad Rifa’i (tengah). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tersangka kasus unggahan gambar-gambar anak dibawah umur bermuatan kesusilaan, berinisial MTA alias Upik, ditahan di Polres Tapin, Kalimantan Selatan.

Diketahui, unggahannya yang berisi konten diduga asusila itu viral di media sosial sejak Minggu (21/2/2021).

Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifa’i, menggelar konferensi pers di kantornya terkait kasus ini, Senin (22/2/2021).

"Tersangka sudah diamankan jajaran Polres Tapin, tak lama setelah unggahannya yang viral," ujarnya. 

Baca juga: Unggahan di Medsos Berbau Pedofilia Hebohkan Warganet, Tersangka Diamankan Satreskrim Polres Tapin

Dijelaskan Kombes Rifa’i, pendalaman masih terus dilakukan atas kasus tersebut.

Namun, kata dia, tersangka dipastikan akan dijerat dengan Undang-Undang Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

Lebih spesifik, sebutnya, yaitu Pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 1 undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang ITE. 

"Akan dikenakan pasal Undang-Undang ITE terberat. Karena, ini mempermalukan, membuat resah warganet, membuat resah kita semua. Kita ancam pasal terberat," tandasnya. 

Baca juga: Tiga Peluru Bersarang dalam Tubuh Penyandera Korban Pencabulan di Kabupaten HSU

Baca juga: VIDEO Bujangan 48 Tahun Warga Banjarmasin Utara Ini Cabuli Dua Kakak Adik Sejak Setahun Lalu

Setelah diamankan petugas, lanjut dia, tersangka MTA yang merupakan warga Jalan Gerilya, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, mengakui perbuatannya mengunggah gambar-gambar tersebut. 

Tersangka, mengunggah gambar-gambar tersebut ke akun media sosial twitter dan facebook. 

Terkait dugaan apakah pelaku menderita kelainan seksual dan atau kejiwaan, kata Kombes Rifa’i, perlu melibatkan tenaga ahli. 

"Tujuannya mendapatkan follower atau pengikut, lebih jauhnya masih didalami," ungkap Kabid Humas Polda Kalsel ini. 

Baca juga: Ditinggal Cari LPG, Bocah 7 Tahun di Banjarbaru Kalsel Jadi Korban Pencabulan Pria 53 Tahun

Selain mengamankan tersangka, telepon genggam beserta kartu memori dan nomor telepon seluler yang digunakan tersangka mengunggah foto-foto tersebut, telah pula diamankan Polres Tapin sebagai baranga bukti.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved