Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Angka Covid-19 Meningkat, Polres HSS Akan Gencarkan Operasi Yustisi

Polres HSS ajak pemkab dan Kodim untuk menggelar operasi yustisi dan juga membentuk PPKM mikro untuk menekan kasus Covid-19 yang cenderung naik.

GTPPP KABUPATEN HSS
Sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Selasa (23/2/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Angka Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan.

Teranyar, Selasa (23/2/2021), kasus positif bertambah 5 orang dan sembuh sebanyak sembilan orang. Per 23 Februari 2021, kasus positif Covid-19 di Kabupaten HSS mencapai 930 orang.

Sebanyak 64 orang dalam perawatan. Sedangkan 821 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Selain itu, kasus meninggal tetap diangka 45 orang dan 4 orang suspek.

Meningkatnya kasus ini, Kapolres HSS AKBP Siswoyo rencananya bakal melanjutkan operasi yustisi.

Baca juga: UPDATE Covid 19 Kalsel: Sembuh 110 Pasien, Positif 101 Orang

Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Meninggal 2, Positif 2 Orang, Sembuh 5 Pasien

Apalagi, saat ni beberapa daerah masih melakukan PPKM mikro. “Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dandim 1003/Kandangan dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terkait yustisi," ujarnya.

Sementara itu, Pemkab HSS kembali membuat surat edaran bersama terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Pasyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Dari SE bersama ditandatangani Bupati HSS H Achmad Fikry, Kapolres HSS AKBP Siswoyo dan Dandim Letkol Arm Dedy Soehartono dengan nomor 180/145/Hukum, nomor 129/II/2021/Res HSS, dan nomor 7/II/2021/Kodim 1003/Kandangan.

Dalam surat edaran tersebut menyeatakan PPKM mikro kembali diperpanjang sejak 23 Februari sampai 8 Maret mendatang.

Baca juga: Balita Terpapar Covid-19 di Tanahlaut Semakin Meningkat, Enam Balita Dirawat Positif Covid-19

Baca juga: Banjarbaru Punya Lahan Pemakaman Baru Covid-19 dan Umum, Tampung 7.000 Cetak makam

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSS, dr Siti Zainab, menyebut, bertambahnya angka ini karena penularan dari keluarga. 

Itu artinya, penambahan berasal dari klaster keluarga. Satu rumah tertular terdiri dari suami, istri, nenek, kakek, hingga anak.

Agar penularan dapat ditekan, dibeberkan Zainab mengatakan, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan. 

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Catatan Redaksi:

Mari bersama kita lawan virus corona. Banjarmasinpost.co.id mengajak semua pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. Ingat pesan ibu: laksanakan 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved