Breaking News:

Berita Tanahlaut

Konversi Elpiji Melon di Kabupaten Tanahlaut Dilanjutkan ke Luar Kota Pelaihari

Program konversi elpiji melon ke tabung pink 5,5 Kg oleh Pemkab Tanahlaut selama sepekan di Kota Pelaihari, kini dialihkan ke luar kota.

banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
Warga Pelaihari antusias menukar tabung kosong elpiji melonnya ke elpiji pink di Posko Konversi di kantor Satpol PP dan Damkar Tala, Senin (22/2/2021) kemarin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Program konversi elpiji melon tabung ke tabung pink 5,5 Kg yang digeber Pemkab Tanahlaut selama sepekan di Kota Pelaihari, kini giliran difokuskan ke luar kota.

Enam hari sudah Pemkab Tanahlaut , menggeber konversi elpiji 3 kg  atau elpiji melon ke nonsubsidi kemasan tabung pink 5,5 kilogram (elpiji pink). Kini program konversi tersebut difokuskan ke luar kota.

Semula sejak Senin pekan lalu, konversi dilaksanakan di Kota Pelaihari di Posko Konversi di kantor Satpol PP dan Damkar Tala di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari. Senin kemarin hari terakhir konversi di posko tersebut.

"Selanjutnya kami fokuskan ke kecamatan-kecamatan lainnya di luar Pelaihari," jelas Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan Tala H Supinal Anwar, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Pangkalan Elpiji di Tanahlaut Ini Diproses Hukum Penyidik Satpol PP, Jual Elpiji Melon Melebihi HET

Baca juga: Permudah Belajar Masa Pandemi Covid-19 Lewat Acara Program Badatang, Tim PPD Kalsel Beri Apresiasi

Baca juga: Temukan Pungutan Liar Layanan Publik, Masyarakat Kalteng Diminta Laporkan ke Tim Saber Pungli

Meski begitu, lanjutnya, bukan berarti konversi di kota Pelaihari berakhir.

"Tetap berlanjut, selama ada permintaan masyarakat tetap kami layani. Hanya saja tempatnya geser ke kantor Kecamatan Pelaihari," jelasnya.

Kapan konversi di kecamatan lain dilaksanakan? Supinal merencanakan mulai Rabu besok. Namun hal itu juga disesuaikan dengan permohonan dari pihak kecamatan.

Pejabat eselon III ini mengatakan pelayanan konversi elpiji melon ke elpiji pink minimal 50 tabung. "Kalau sedikit kita susah juga menghubungi pihak agen, apalagi jaraknya kan jauh," ucap Supinal.

Sekadar diketahui, dalam menjalankan program konversi tersebut Pemkab Tala menggandeng agen elpiji nonsubsidi yaitu PT Ditamus Lautan Biru yang beralamat di Desa Lianganggang, Kecamatan Batibati.

Sejak dimulainya konversi pada Senin lalu hingga Senin kemarin, tercatat sebanyak 1.203 tabung elpiji pink yang telah terserap.

Skema konversinya yakni dua tabung kosong elpiji melon plus uang Rp 50 ribu ditukar satu tabung pink (isi). Satu tabung elpiji melon plus uang Rp 150 ribu dituakr satu tabung elpiji pink, sedangkan jika membeli baru seharga Rp 300 ribu.

"Alhamdulillah antusias warga Pelaihari cukup tinggi, tiap hari rata-rata dua jam sudah habis. Sehari kadang 160an kadang 300 tabung," pungkas Supinal.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved