Breaking News:

Berita Banjarbaru

Plt Kadishut Kalsel Sebut Hutan Telantar Penyumbang Kasus Karhutla Terbesar

Dishut Kalsel akan minta perusahaan perkebunan dan sekitar hutan untuk bantu cegah karhutla, ditambah patroli satgas dan membina Masyarakat Peduli Api

KPH Tabalong untuk BPost
ILUSTRASI - Simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilaksanakan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, September 2020. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan akan menerapkan pola yang sama dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tahun 2021 ini.

Hal itu dikatakan Plt Kadishut Kalsel Fathimatuzzahra, Selasa (23/2/2021), sehubungan upaya pengendalian karhutla pada tahun 2020.

Upayanya, mewajibkan pemegang konsesi untuk membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA).

Kemudian, Satgas Karhutla melakukan patroli setiap hari dan pemberian insentif bagi petugas.

Baca juga: Persiapkan Pengendalian Karhutla, Ini Kata Penjabat Gubernur Kalsel

Baca juga: Pemkab Kotabaru dan Unsur Forkopimda Kotabaru Ikuti Pengarahan Presiden RI Tentang Kesiapan Karhutla

Cara demikian, menurut perempuan yang akrab disapa Aya ini, dinilai efektif dalam pengendalian Karhutla Kalsel.

"Untuk prediksi karhutla di 2021 belum terlihat seperti apa. Tapi kami yakin seperti tahun lalu, karhutla di 2021 ini tetap bisa kami tekan angka kejadiannya yang di dalam kawasan hutan," ujarnya.

Hutan yang dikelola oleh pemegang izin, lanjut Aya, cukup mudah untuk dikendalikan saat kemarau.

Berbeda dengan hutan telantar yang tidak dikelola oleh pemegang izin, berpotensi enjadi penyumbang kasus karhutla.

Baca juga: Plh Bupati Tanbu Ikuti Pidato Arahan Presiden RI Soal Karhutla 2021

Contohnya di tahun 2020, sebutnya, banyak kejadian terbakar di Tahura Sultan Adam menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Karena, lanjut dia, diterapkannya tentang pemegang konsesi atau pengelola rehab DAS yang wajib membentuk MPA dan patroli setiap hari.

"Pola itu sangat efektif dalam pengendalian karhutla dan itu akan kami terapkan juga di 2021 ini," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved