Breaking News:

Berita Kotabaru

Jaksa Periksa Kades Tegalrejo Dugaan Pungli, Begini Tanggapan Plh Bupati Kotabaru

Plh Bupati Kotabaru Said Akhmad menunggu hasil pemeriksaan jaksa terhadap Kades Tegalrejo yang ditetapkan jadi tersangka dugaan kasus pungli

Ardi untuk banjarmasinpost.co.id
Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru saat menyegel salah satu ruang di Kantor Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, diperiksa kejaksaan setempat.

Pemeriksaan yang dilakukan, secara meraton, di Ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kotabaru, Rabu (24/2/2021).

Sebelumnya, jaksa telah melakukan penggeledahan di kantor Desa Tegarejo Kotabaru tersebut dan membawa dokumen yang diperlukan. 

Selanjutnya, status dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan. Karena, jaksa menilai telah terpenuhinya alat bukti permulaan yang cukup. 

Baca juga: Kasus Pungutan, Kejari Kotabaru Tetapkan Kades Tegalrejo Jadi Tersangka

Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Kotabaru, Armein Ramdhani, membenarkan tentang pemeriksaan terhadap Kades Tegalrejo.

Disinggung tentang akan dilakukan penahanan terhadap kades, dia menjawab singkat. "Insha Allah malam ini. Masih ada yang belum selesai," ucapnya.

Terpisah, Plh Bupati Kotabaru Said Akhmad, saat dikonfirmasi, belum bisa memberikan keterangan secara detil dengan alasan menunggu hasil pemeriksaan 

"Kami menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kejaksaan dulu, apakah pemungutan distribusi pasar yang  dilakuan oleh kepala desa sesuai aturan dan ada peraturan desa yang mengatur pungutan dan dana yang dipungut apakah menjadi pendapatan desa," ujarnya.

Baca juga: Tim Kejari Kotabaru Geledah dan Segel Ruang Kantor Desa Tegalrejo Kotabaru Kecamatan Kelumpang Hilir

Baca juga: Penggunaan Dana Desa, Kepala BPMPD Kotabaru Akui Ada Aturan Baru

Sebelumnya, Kasi Intelijen Kejari Kotabaru, Dwi Hadi Purnomo, mengatakan, penggeledahan di kantor Desa Tegalrejo terkait dugaan pungutan yang dilakukan kades pada kios-kios.

Menurut Dwi, pemungutan tidak ada payung hukum mengaturnya. Ia pun tidak menepis, jika dikatakan dugaan pemungutan liar.

Penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah dikeluarkan Kajari Kotabaru. Tim kejari, disaksikan Ketua RT 17 dan Kapolsek Kelumpang Hilir, kemudian mengamankan beberapa dokumen serta rekening desa. 

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved