Breaking News:

Berita Kotabaru

Tim Kejari Kotabaru Geledah dan Segel Ruang Kantor Desa Tegalrejo Kotabaru Kecamatan Kelumpang Hilir

Kejari Kotabaru lakukan penggeledahan di kantor Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru terkait dugaan praktik pungutan liar.

Penulis: Herliansyah | Editor: Syaiful Akhyar
Ardi untuk banjarmasinpost.co.id
Tim kejari Kotabaru menyegel salah satu ruang di kantor desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Tim Kejaksaan Negeri, Kejari Kotabaru lakukan penggeledahan di kantor Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru.

Penggeledahan kantor desa terkait pengumpulan barang bukti, terkait dugaan praktik pungutan liar, Rabu (24/2/2021).

Tim kejaksaan berjumlah empat orang antara lain, Kasi Intelijen Dwi Hadi Purnomo, Kasi Pidsus Armen Ramdhani, Kasi Datun Asis Budianto dan Kasi BB&BR Syaiful Bahri.

Penggeledahan oleh tim kejaksaan berdasarkan, Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru Nomor : PRINT – 01/O.3.12/Fd.1/02/2021.

Baca juga: 11 Karyawan Terpapar Covid-19, Kantor Pajak Kota Banjarbaru Ditutup

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Kalsel Blender Puluhan Kilogram Sabu, Para Tersangka Ikut Menyaksikan

Baca juga: Dua Tahun Lebih Keluyuran, Pencuri HP di Pelaihari tak Berkutik Dibekuk Polisi Saat Mewarung

Penggeledahan melibatkan Ketua RT 17 Desa Tegalrejo, juga dibantu Kapolsek Kelumpang Hilir AKP Nur Alam dan jajaran.

Informasi diperoleh, saat penggeledahan, pihak kantor desa sempat melakukan penutupan sementara kantor selama hari ini dengan alasan tertentu.

Namun tim gabungan tetap melakukan penggeledahan, dengan membuka kantor desa setelah menghubungi pihak kantor desa dan saat itu diminta segera datang ke kantor desa.

Kantor desa kemudian dibuka seorang bendahara Desa Nur Aini. Sedangkan kabarnya, saat penggeledahan kepala desa terkait tidak berada di tempat.

Alhasil penggeledahan, tim gabungan Kejari Kotabaru mendapatkan beberapa dokumen dan buku rekening desa yang diduga dapat dijadikan alat bukti sementara untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Beberapa barang bukti bisa dijadikan alat bukti, dilakukan penyitaan. Antara lain berupa dokumen dan buku rekening.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved