Breaking News:

Berita Kalteng

Kebakaran Hutan dan Lahan Jadi Fokus Perhatian Kapolda Kalteng

Polda Kalteng menggelar pencanangan Maklumat Kapolda tentang sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sebagai upaya pencegahan.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Dedi Prasetyo. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Memasuki akhir Februari dan mendekati Maret 2021, iklim dan suhu udara Kalimantan Tengah terasa mulai panas.

Lahan-lahan dipenuhi semak belukar, terlihat mulai mengering sehingga rawan terjadi kebakaran.

Kalimantan Tengah selama ini jadi salah satu provinsi yang memiliki kerawanan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang cukup tinggi, terutama saat musim kemarau yang hampir dalam tiap tahun.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, fokus memperhatikan masalah tersebut sehingga diharapkan karhutla tidak terulang.

Baca juga: Wakil Gubernur Kalteng: Intensitas Kebakaran Hutan dan Lahan Kalteng Tahun 2020 Menurun

Baca juga: Polres Kotim Gelar Pasukan Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana dan Mitigasi Penyebaran Covid-19

Polda Kalteng menggelar pencanangan dan penandatangan Maklumat Kapolda tentang sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sebagai upaya pencegahan.

Polda Kalteng sangat serius dalam melakukan penanggulangan dan pencegahan sejak dini kebakaran hutan dan lahan di Bumi Tambun Bungai ini.

"Karhutla harus kita tanggulangi bersama. Polda Kalteng, bersama TNI dan pemerintah, bersinergi dalam menanggulanginya," ujar Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kamis (25/2/2021).

Dampak karhutla di Kalteng akan mengakibatkan kabut asap yang merugikan masyarakat, sehingga perlu pencegahan yang dilalukan sejak dini.

Baca juga: Polres dan BPBD Kabupaten Seruyan Tingkatkan Koordiansi Pencegahan Karhutla

Baca juga: Penanganan Pencegahan Karhutla di Kalimantan Tengah Tahun 2020 Dinilai Sukses

Maklumat Kapolda Kalteng menyatakan tidak ada lagi masyarakat atau perusahaan yang membakar hutan dan lahan, sehingga bencana kabut asap tidak terjadi di Bumi Tambun Bungai.

Dalam apel persiapan menghadapi kemungkinan terjadi karhutla tersebut, TNI dan Polri berkolaborasi bersama instansi lainnya dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Kapolda beserta pejabat utama juga mengecek kesiapsiagaan personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan dalam menanggulangi karhutla tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved