Breaking News:

Berita Kalteng

Petambak Udang di Kabupaten Sukamara Akan Panen 40 Ton, Target Pemasaran Jakarta

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menargetkan udang dari hasil tambak di Kabupaten Sukamara akan dipasarkan ke luar Kalteng dan terutama Jakarta.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SUKAMARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya mengembangkan potensi sumber daya yang ada di Bumi Tambun Bungai untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Selain pengembangan lahan pertanian di Kabupaten Kapuas dan Pulangpisau, pengembangan usaha Tambak Udang juga dilakukan di Kabupaten Sukamara, Kalteng.

Program tersebut juga masuk dalam program strategis nasional yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, dalam kunjungannya ke Kabupaten Sukamara, menargetkan udang dari  kabupaten tersebut akan didistribusikan ke luar daerah. Terutama ke Jakarta.

Baca juga: Kasus Suami Bunuh Istri di Palangkaraya Kalteng, Polisi Dalami Keterangan Saksi

Baca juga: Bisnis Sabu, Perempuan Asal Baamang Sampit Diringkus Petugas Polairud Polda Kalteng

"Dalam waktu 2,5 bulan lagi akan ada panen udang yang diperkirakan mencapai 40 ton dari tambak yang ada di Kabupaten Sukamara tersebut," ujarnya. 

Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) di Kabupaten Sukamara sudah menerima bantuan dari KKP berupa tambak udang untuk ditebar di area seluas 5 hektare.

Kemudian, ada pula tambak yang baru dibangun di Kecamatan Pantai Lunci.

Menurut Sugianto, di tambak tersebut sudah proses pemeliharaan. Sudah satu bulan lebih udangnya ditebar, diharapkan bisa sukses.

Baca juga: Brimob Polda Kalteng Fasilitasi Pelajar Pinggiran Palangkaraya Layanan Internet untuk Belajar Daring

"Keberadaan budi daya tambak udang vaname di Kabupaten Sukamara diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," harapnya.

Gubernur Sugianto dan Pemkab Sukamara serta pengelola terus menjaga dan memantau terus potensi tambak tersebut agar tidak ada masalah.

“Nanti, udang didistribusi ke Jakarta. Harapan kami, dapat meningkatkan perekonomian di wilayah pesisir Kalteng ini sehingga berdampak untuk masyarakat termasuk para nelayan dan petambak udang,” ujarnya.

Diketahui, KKP membangun percontohan model klaster tambak udang seluas lebih dari 5 hektare dan bermitra dengan Pokdakan Mina Barokah yang dipilih sebagai pelaku utama budi daya.

Baca juga: Peternakan Sapi Sukamara Kalteng Jadi Proyek Percontohan Nasional Pendukung Food Estate

Baca juga: Yayasan BOSF Lepasliarkan 7 Orangutan Pakai Helikopter di Hutan Lindung Bukit Batikap Kalteng

Selain Kabupaten Sukamara, KKP juga membangun percontohan tambak udang di 4 lokasi lain, yaitu Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Buol. 

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved