Breaking News:

Berita Tabalong

Polres dan Disperindag Tabalong Temukan Penjual Nakal, 89 Tabung LPG Diamankan

Polres Tabalong dan Disperindag Tabalong temukan 3 toko di Kelurahan Belimbing Raya dan 1 toko di Kelurahan Mabuun jual LPG 3 Kg di atas harga normal.

POLRES TABALONG UNTUK BPOST GROUP
Kepala Polres Tabalong, AKBP M Muchdori, periksa LPG 3 kg di salah satu toko, Kamis (25/2/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Patroli dilakukan petugas gabungan untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (25/2/2021).

Tim gabungan terdiri dari personel Polres Tabalong yang dipimpin Kapolres AKBP M Muchdori dan juga jajaran Disperindag Tabalong.

Dalam patroli ini petugas gabungan menemukan tiga toko di Kelurahan Belimbing Raya dan satu toko di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, menjual LPG 3 kg bersubsidi di atas harga normal.

Dari keempat toko tersebut ternyata ada satu toko yang sudah kedua kalinya mendapatkan teguran dari petugas.

Baca juga: Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tabalong Dilimpahkan ke Kejaksaan, Dua Tersangka Ditahan

Baca juga: Diizinkan Buka, THM di Tabalong Wajib Terapkan Protokol Kesehatan dan Batasi Jam Operasional

Petugas membawa 89 tabung Elpiji Melon, terdiri dari 16 tabung berisi dan 73 tabung kosong, ke kantor Disperindag Tabalong untuk diamankan.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, melalui Kasubaghumas, AKP Otto, membenarkan patroli gabungan dalam rangka antisipasi kelangkaan gas LPG 3 kg

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah  melakukan  teguran dan pembinaan kepada pemilik kios-kios yang menjual LPG 3 kg yang tidak sesuai ketentuan.

Serta , melakukan sosialisasi terkait harga, sasaran dan sistem distribusi LPG 3 kg kepada masyarakat atau pemilik kios.

Baca juga: Tak Sampai 24 Jam Ungkap Kasus Pengeroyokan, 13 Personel Polres Tabalong Terima Penghargaan

Baca juga: Terapkan Prokes Ketat, 353 Orang Ikuti MTQ ke-46 Kabupaten Tabalong

"Besar harapan kami kepada masyarakat, di situasi pandemi ini, jangan ada yang memanfaatkan situasi menimbun serta menjual gas LPG 3 kg di atas harga yang sudah ditentukan demi kepentingan pribadi," katanya.

Apabila ditemukan ada oknum penimbunan Elpiji Melon, lanjutnya, maka akan diberikan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Terpisah, Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari yang dkonfirmasi via whatsapp, membenarkan telah mengamankan sejumlah LPG 3 kg. "Iya, kami lakukan pembinaan," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved