Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Pemilik Rumah Makan di Kota Pelaihari Ini Bingung Kehabisan Gas

Pengusaha rumah makan di Jalan KH Mansyur, Kota Pelaihari, Kalsel, biasa masak pakai 4 kompor, kini hanya 3 karena gas habis.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setelah LPG 3 kg atau Elpiji Melon langka. sekarang giliran LPG 5,5 kg atau braight gas tabung warna pink yang sulit diperoleh.

Ini dialami pemilik rumah makan di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). 

"Saya sudah dua hari mematikan satu kompor karena isi tabung elpiji pink-nya sudah habis," ucap Hanif Abdi, pemilik RM Apollo di Jalan KH Mansyur, Kota Pelaihari, kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (25/2/2021).

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, kompor di rumah makan ayam penyet di tepi ruas jalan protokol tersebut tersisa tiga buah yang nyala. 

Baca juga: Setelah Periksa Saksi, Penyidik Satpol PP Tala Segera Panggil Owner Pangkalan Elpiji

Itu pun isi tabungnya tak penuh lagi. Bahkan satu tabung isinya hampir habis, telah berada pada garis merah dan nyaris menyentuh sisi tepi. Cuma satu tabung yang isinya masih banyak.

Hanif yang juga pemilik rumah makan penyet di Desa Panggung di samping Kantor Samsat Pelaihari tersebut mengaku bingung jika tak segera mendapatkan pasokan bright gas

Biasanya dipasok oleh jasa elpiji. "Sudah bolak balik saya tanya kepada pemasok, namun belum ada kepastian kapan karena barangnya kosong," tandasnya.

Dalam kondisi normal di rumah makannya ada delapan tabung. Empat tabung digunakan untuk menghidupkan empat unit kompor dan empat tabung lainnya untuk cadangan.

Baca juga: Ungkap Kenakalan Pangkalan Elpiji Melon, Anggota Satpol PP Tala Nyamar Jadi Pembeli

Baca juga: Harga Elpiji Pink Kian Naik, Pemasok ke Rumah Makan di Tala Tak Berani Beli

Sejak sekitar 5 hari lalu, empat tabung cadangannya telah habis. Lalu, 4 tabung lainnya yang ia gunakan saat ini juga mulai menipis isinya. Bahkan 1 tabung telah habis sejak dua hari lalu.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved