Breaking News:

Berita Tapin

Setahun Disahkan, Perda Kepemudaan Perlu Masif di sosialisasikan, Ini Kata Politisi Muda Tapin

Peraturan Daerah nomor 10/2019 tentang kepemudaan yang baru setahun di sahkan ini perlu masif disosialisasikam hingga tingakat akar rumput. 

Istimewa
Politisi Muda PDIP, Yuspianor. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Peraturan Daerah nomor 10/2019 tentang kepemudaan yang baru setahun di sahkan ini perlu masif disosialisasikam hingga tingakat akar rumput. 

Politisi Muda PDIP Tapin, Yuspianor saat ditemui Banjarmasinpost.co.id mengatakan urgensinya perda nomor 10/2019 ini penting untuk disosialisasikan karena dengan adanya Perda Kepemudaan ini, penyelenggaraan urusan kepemudaan di Kalsel dapat memiliki kekhasannya tersendiri sesuai karakteristik daerah untuk mempercepat penyelenggaraan pembangunan kepemudaan di Kalsel. 

"Pemerintah daerah dapat menyelenggarakan pelayanan kepemudaan berdasarkan kewenangan dan tanggungjawabnya sesuai dengan karakteristik pemuda dan potensi masing-masing daerah," ungkapnya.

Ia mengatakan Perda ini sangat penting, apalagi baru setahun disahkan. Perlu disosialisasikan secara masif sehingga banyak pihak khususnya kaum muda bisa mengetahuinya.

Baca juga: Gelar Sosialisasi Perda Kepemudaan di Tapin, Anggota DPRD Kalsel Ini Sebut Perlu Ada Pergub 

Baca juga: DPRD Kabupaten Kotabaru Buat Raperda Tentang Kepemudaan

Baca juga: Sukses Laksanakan Event Olahraga dan Kepemudaan Setahun, Dispora Kalsel Gelar Gowes dan Gathering

"Terkait dengan keberadaan perda ini, pemuda Tapin dalam pembangunan sangat membanggakan, tinggal mereka diberi peran dalam pembangunan, misal dalam politik cukup banyak anggota DPRD kita yg muda-muda terpilih, kemudian juga ada beberapa camat dan lurah yang masih muda diberi kepercayaan memimpin oleh Kepala Daerah kita," jelasnya.

Ia melanjutkan sementara itu untuk Kepala Desa lewat jalur Pilkades dan perangkat Desanya juga banyak dari kalangan pemuda. Dan tentu banyak peran lainnya yang dipegang oleh pemuda.

Banyak pemuda, yang sudah terlibat aktif dan ambil bagian, baik dalam pertanian, peternakan, perikanan dan dunia usaha kekinian seperti usaha kopi dan angkringan yang digagas dan dimiliki anak muda Tapin.

"Termasuk pada masa setahun terakhir ini terkait peningkatan ekonomi dimasa pandemi, pemuda merupakan garda terdepan dalam pencegahan penyebaran Covid-19," jelasnya.

Ia berharap Perda Kepemudaan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan Peraturan Gubernur sebagai aturan teknisnya, sehingga manfaatnya segera bisa dirasakan dalam pembangunan Kepemudaan di Kalimantan Selatan.

"Untuk di Kabupaten Tapin bisa segera juga didorong untuk lahirnya Perda Kabupaten Tapin tentang Kepemudaan, sebagai payung hukum bagi daerah," lanjutnya.

Baca juga: VIDEO Dispora Kabupaten Tanahlaut Gelar Rakor Kepemudaan Olahraga

Ia menambahkan apalagi di Kabupaten Tapin saat ini juga sedang fokus melaksanakan pemberdayaan untuk para pemuda atau kalangan milenial.

"Percayalah, jika kaum muda kita disertakan dalam prospek pembagunan daerah maka akan dapat menjadi nilai tersendiri bagi Tapin untuk menuju Kabupaten Layak Pemuda," tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stan)
 

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved