Breaking News:

Berita Banjarbaru

Terlibat Prostitusi Online Kalsel, Begini Pengakuan 6 Cewek Ini Saat Diamankan Polisi Banjarbaru

Enam dari tujuh wanita yang di duga terlibat dalam kasus prostitusi online ditahan di Mapolsek Banjarbaru Kota. Begini pengakuan mereka

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Enam wanita di duga terlibat prostitusi online yang diamankan Unit Patroli Sat Sabhara Polres Banjarbaru ke Mapolsek Banjarbaru Kota, Minggu (28/2/2021). 

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seperti diketahui Jajaran Polres Banjarbaru melalui Unit Patroli Sat Sabhara Polres Banjarbaru berhasil mengungkap dugaan jasa prostitusi online melalui aplikasi yang disalah gunakan. 

Enam dari tujuh wanita yang di duga terlibat dalam kasus tersebut pun telah di amankan dan terpaksa sementara harus merasakan dinginnya Hotel Prodeo Mapolsek Banjarbaru Kota hingga penyelidikan dan putusan kasus tersebut berakhir. 

Dari hasil penelusuran Banjarmasinpost.co.id, Dua diantaranya NH (20) dan H(19) mengaku terpaksa jalani pekerjaan ini dikarenakan himpitan ekonomi yang dialami mereka. 

NH(20), mengaku baru sekitar dua bulan melakoni pekerjaan ini.

Baca juga: Prostitusi Online Kalsel Dibongkar, Tujuh Cewek Ini Diamankan Polisi Banjarbaru, Segini Tarifnya

Baca juga: Wajah Artis Inisial TA Ditutup Baju, Diamankan Polisi di Bandung Diduga Gegara Prostitusi Online

Baca juga: Gadis Korban Prostitusi Online Diperkosa Petugas Rumah Aman hingga Hamil, Dilakukan di Depan Teman

Hal ini menurutnya dikarenakan ia sangat membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pasca tidak bekerja lagi. 

"Sebelumnya saya bekerja di salah satu Kafe di Kota Banjarbaru ini. Namun, dikarenakan adanya corona saya pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi, mau minta dengan orangtua, orangtua saya hanya petani," kata Warga Tanah Laut ini saat di temui, Minggu (28/2/2021).

Dalam aksinya NH menggunakan jasa panggilan dengan tarif Rp 500 ribu per sekali main. Tak jauh berbeda, H(19) pun menyetujui pengakuan NH. 

Diakuinya, semenjak menjanda dan menjadi ibu tunggal memang dirinya harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan anaknya yang masih berusia 2 tahun. 

"Kalau bukan untuk memenuhi kebutuhan anak, seperti susu, pampres dan lainnya dan ada pilihan yang lain, saya tidak akan begini," ucapnya. 

Semenjak berpisah sampai sekarang, menurutnya, mantan suaminya atau ayah dari anaknya sama sekali lost contac . 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved