Breaking News:

Berita Kalteng

VIDEO Bupati Kotim Ajak BKSDA Kalteng Bahas Pembangunan Taman Buaya Sungai Mentaya

Buaya Pulau Lepah dan Hanaut, Kabupaten Kotim, akan direlokasi di sebuah taman yang dikelola BKSDA Kalteng supaya tak ada lagi serangan terhadap warga

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinoor, serius untuk menangani ancaman buaya terhadap warganya.

Buaya dimaksud adalah Buaya sungai Mentaya di Kabupaten Kotim, Provinsi Kalimantan Tengah. Telah  sering terjadi insiden serangan reptil ini terhadap warga.

Rencananya, dibuat semacam taman buaya yang akan dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng.

Bupati Kotim Halikinoor menegaskan, pembangunan taman buaya di lokasi habitat, yaitu Pulau Lepeh dan  Hanaut.

Baca juga: BTalk, Serangan Buaya Sungai Mentaya Mendekati Pusat Kota Sampit Kabupaten Kotim

Baca juga: VIDEO BKSDA Sampit Pasang Pelang Peringatan Waspada Serangan Buaya di 27 Titik Kabupaten Kotim

Hal itu, masuk dalam program 100 hari kerja dirinya sebagai bupati yang baru dilantik secara daring, Jumat (26/2/2021), oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. 

Menurut Halikin, wacana itu telah diutarakan sejak dirinya masih menjabat sebagai Sekda Kotim.

"Program ini menjadi prioritas juga untuk melindungi masyarakat yang ada di kawasan sekitar pulau habitat buaya tersebut," ujarnya.

Namun begitu, terang dia, dalam merealisasikannya tentu harus berkoordinasi dengan pihak berwenang yang dalam hal ini adalah BKSDA Kalteng.

Baca juga: Pasang Umpan 2 Ekor Itik, BKSDA Pancing Buaya Pemangsa Nenek 74 Tahun di Kotim Kalteng

Baca juga: Buaya Sungai Mentaya Kotim Kalteng Mengganas, Nenek 74 Tahun Ini Diserang hingga Lengan Putus

"Dalam waktu dekat saya akan undang BKSDA untuk membicarakan rencana itu," ujarnya.

Terkait rencana tersebut, salah satu tokoh muda Kabupaten Kotim yang juga adalah Ketua Karang Taruna Kalteng, Abdul Hafid, menyatakan, sangat mendukung agar ada lokasi khusus untuk dijadikan taman buaya.

Dengan begitu, menurutnya, lokasi tersebut akan lebih terpantau oleh petugas khusus.

Pulau Hanaut, perairan Sungai Mentaya, kawasan sering terlihat buaya oleh warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah.
Pulau Hanaut, perairan Sungai Mentaya, kawasan sering terlihat buaya oleh warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah. (BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN)

"Selama ini sering sekali terjadi serangan buaya terhadap warga sekitar Pulau Lepeh dan Pulau Hanaut. Jika ada taman khusus untuk pengelolaan buaya, tentunya akan lebih baik, untuk melindungi warga, juga kawasan tersebut jadi kawasan wisata," ujar Hafid.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved