Breaking News:

Berita Kalteng

VIDEO Protes Warga Kota Palangkaraya Ini karena Lahan Adat Diklaim Pihak Lain

Diduga terjadi penyerobotan tanah membuat warga alan Hiu Putih dan Banteng, Kota Palangkaraya, Kalteng, protes dan berharap ditangani secara hukum.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Aksi protes dilakukan sejumlah warga di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terkait lahan yang disebutnya telah diserobot.

Mereka adalah yang bermukim di Jalan Hiu Putih Kecamatan Jekanraya, juga yang tinggal di Jalan Bateng.

Termasuk pula warga dari beberapa kawasan permukiman lainnya yang ada di Kecamatan Jekanraya yang dikatakan khawatir akan dicaplok kepemilika tanahnnya oleh pihak lain.

Aksinya dengan membawa karton bertulisan nada protes atas pencaplokan lahan tersebut.

Baca juga: Gelar Pesta Miras dan Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Palangkaraya Dibubarkan Polisi

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Kalteng Capai 13.846, Kapolda Minta Warga Taati Protokol Kesehatan  

Mereka juga meminta penyelesaian dengan jalur hukum yang berlaku secara jujur dan adil.

Lahan yang dipermasalahkan mencapai ratusan hektare di beberapa kawasan permukiman warga di Jalan Hiu Putih.

Juga warga yang di Jalan Banteng, disebutnya telah banyak bangunan rumah maupun tanah kosong, serta bangunan fungsional lainnya seperti warung dan lainnya.

"Kami sudah menguasai lahan ini sejak tahun 1960, punya surat adat lengkap. Ada banyak bangunan. Tiba-tiba.  diklaim milik orang lain. Kami harap ini diselesaikan secara hukum saja," ujar Madi, salah satu pemilik lahan.

Baca juga: PKL Kembali Marak Beroperasi di Bahu Jalan, Dishub Palangkaraya Keluarkan Peringatan ini

Baca juga: Karhutla Kalteng, Petugas Padamkan Api yang Hanguskan Kebun di Kabupaten Kobar

Hal yang sama juga diungkapkan Uminduar pemilik lahan lainnya yang juga merasa terusik dengan adanya pihak lain yang mengaku sebagai pemilik lahan milik warga setempat.

Padahal, lanjut dia, dirinya sudah menguasai dan merawat lahan tersebut. Karena itu, harapannya, penyelesaian lahan tersebut secara hukum yang berlaku.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved