Breaking News:

Berita Kalteng

Warga Permukiman Jalan Hiu Putih dan Banteng Palangkaraya Kalteng Protes Pencaplokan Tanah Adat

Puluhan orang warga bermukim di Jalan Hiu Putih Kecamatan Jekanraya Palangkaraya Kalteng, menggelar aksi protes dugaan pencaplokan tanah adat setempat

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Warga Jalan Hiu Putih dan Jalan Banteng dan sekitarnya di Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Minggu (28/2/2021) saat melakukan aksi protes pencaplokan lahan adat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Puluhan orang warga yang bermukim di Jalan Hiu Putih Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menggelar aksi protes dugaan pencaplokan tanah adat.

Aksi protes sekitar 30 orang warga itu sambil menggelar berbagai poster juga dilakukan oleh warga yang tinggal di jalan Banteng dan beberapa kawasan permukiman lainnya di Kecamatan Jekanraya Palangkaraya.

Warga menggelar aksinya di lahan yang dicaplok di pinggiran Jalan Hiu Putih Kecamatan Jekanraya Palangkaraya Kalimantan Tengah sekaligus penyelesaian dengan jalur hukum yang berlaku secara jujur dan adil.

Lahan yang dipermasalahkan mencapai ratusan hektare di beberapa permukiman warga di Jalan Hiu Putih, Jalan Banteng yang sudah ada dan banyak bangunan rumah maupun tanah kosong serta bangunan lainnya.

Baca juga: Karhutla Kalteng, Petugas Padamkan Api yang Hanguskan Kebun di Kabupaten Kobar

Baca juga: Polda Kalsel Sosialisasi Virtual Police, Edukasi Masyarakat Tak Buat Konten yang Salahi Aturan

Baca juga: Gelar Pesta Miras dan Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Palangkaraya Dibubarkan Polisi

"Kami sudah menguasai, lahan ini sejak tahun 1960, punya surat adat lengkap ada ribuan warga yang memilki lahan, dan sudah banyak bangunan, tiba-tiba diklaim milik orang lain kami harap ini diselesaikan secara hukum saja," ujar Madi salah sau pemilik lahan.

Hal yang sama juga diungkapkan, Uminduar pemilik lahan lainnya yang juga merasa terusik dengan adanya pihak lain yang mengaku sebagai pemilik lahan milik warga setempat.

Padahal dia sudah menguasai dan merawat lahan tersebut dia berharap penyelesaian lahan tersebut secara hukum yang berlaku.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved