Breaking News:

Berita Kalteng

Gubernur Kalteng Tolak Izin Kementerian ESDM untuk Penambangan Pasir di Pantai Ujung Pandaran

Gubernur Kalteng menolak izin tambang yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM Pusat terkait penambangan pasir di kawasan Pantai Ujung Pandaran

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Wisata Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng. 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, menolak izin tambang yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM Pusat terkait penambangan pasir di kawasan Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng.

Hal itu diungkapkan Sugianto saat memberikan amanat dalam pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotim yang baru H Halikinoor dan Irawati yang dilakukan secara virtual, Jumat (26/2/2021).

Dia menegaskan akan menolak izin tambang pasir di Pantai Ujung Pandaran tersebut, karena merusak lingkungan.

Sugianto pun mengajak warga Kalteng secara bersama-sama menolak usulan untuk penambangan pasir di Pantai Ujung Pandaran yang dikeluarkan oleh pusat sekitar 25 ribu hektare di kawasan wisata pantai tersebut.

Baca juga: Mengunjungi Wisata Kateng Sungai Bakau Seruyan, Singgah Dulu di Pantai Ujung Pandaran Teluk Sampit

Baca juga: VIDEO Kawanan Kera Muncul di Jalur Pantai Ujung Pandaran ke Sungai Bakau Kalteng

Baca juga: KaltengPedia :Dermaga Pantai Ujung Pandaran Kotim Bisa Disinggahi Kapal Wisata Luar Negeri

"Ini merupakan ancaman bagi kerusakan lingkungan yang ada di kawasan wisata pantai,"tegasnya.

Sugianto, menyatakan, dia memastikan akan menolak izin tambang pasir di Kawasan Pantai Ujung Pandaran tersebut dan segera melayangkan surat resmi melalui Pemprov Kalteng  ke Kementerian ESDM yang keberatan dengan izin tambang di Pantai Ujung Pandaran tersebut.

Gubernur Sugianto meminta Bupati Kotim, H Halikinoor dan Wakilnya Irawati turut mendukung kebijakan penolakan tersebut.

Tujuannya, agar lingkungan Kawasan Pantai Ujung Pandaran tetap bisa lestari tanpa adanya penambangan pasir yang bisa merusak kawasan pantai wisata Ujung Pandaran.

Baca juga: Wisata Pantai Ujung Pandaran Teluk Sampit, Akses Jalan Beraspal Mulus Permudah Perjalanan Wisatawan

Sementara itu, hingga , Senin (1/3/2021) kawasan Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit masih tetap ramai dikunjungi warga yang ingin bersantai di lokasi pantai tersebut.

Jalan penghubung dari Sampit ke Pantai Ujung Pandaran pun saat ini sudah mulus sehingga memancing banyak warga yang datang. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved