Breaking News:

Berita Kalteng

Pemprov Kalteng Usulkan Pembangunan Bandara Baru di Kobar, 2.500 Hektare Lahan Telah Disiapkan

Pemprov Kalteng mengusulkan bandara baru di Kabupaten Kotawaringin Barat (KObar). Mendukung rencana ini, lahan seluas 2.500 hektare telah disiapkan

banjarmasinpost.co.id/faturrahman
Sekda Provinsi Kalteng, Fakhrizal Fitri menyampaikan rencana usulan pembangunan bandara baru di Kobar, Senin (1/3/2021). 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengusulkan pembangunan bandara baru di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang diusulkan melalui Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan dilaksanakan di daerah tahun 2022 mendatang. 

Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri, saat mengikuti, Rapat Koordinasi Menteri PPN atau Kepala Bappenas dengan para Gubernur, belum lama tadi, dalam rapat koordinasi secara virtual melalui video conference dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, mengungkapkannya.

Dia menyampaikan 5 usulan Prioritas Pemprov. Kalteng. Pertama, Major Project 9 Kawasan Industri di Luar Jawa dan 31 Smelter.

Usulan tersebut untuk mendukung Program KI Surya Borneo diantaranya Pembangunan Usulan Bandara Sebuai Kabupaten Kotawaringin Barat.

Baca juga: Pemprov Kalsel Bangun Jalan Baru Akses Bandara Syamsudin Noor, Kementerian PUPR Tolak Lingkar Utara

Baca juga: KaltengPedia- Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Kalteng

Baca juga: Bandara Silampari Mati Suri, Kini Tak Ada Maskapai Layani Penerbangan ke Lubuklinggau

Usulan Pembangunan Bandara Baru Sebuai, Kabupaten Kotawaringin Barat, tersebut sudah didukung dengan penyediaan  lahan yang dicadangkan seluas 2.500 hektare dan telah ditetapkannya Lokasi Bandar Udara Baru di Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Penetapan tersebut, melalui Surat Penjabat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 553/0319/Dishub/2016 tanggal 21 April 2016 tentang penetapan lokasi bandar udara baru di Kabupaten Kotawaringin Barat, untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) KI Surya Borneo, terutama hilirisasi industri sawit di wilayah barat Kalteng," ujar Fakhrizal, Senin (1/3/2021).

Fahrizal Fitri yang hadir mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengungkapkan,  agenda rapat tersebut untuk Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan dilaksanakan di Daerah Tahun 2022 mendatang.

Dalam rapat koordinasi tersebut, masing-masing Kepala Daerah menyampaikan proyek usulan yang paling diprioritaskan di Provinsi yang dipimpin di Tahun 2022 sebagai bagian atau pendukung pelaksanaan Major Project RPJMN 2020-2024. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved