Breaking News:

Berita Kalteng

Tamu Hotel Bintang dan Non Bintang di Kalteng Menurun Pada Januari 2021

Tingkat hunian hotel berbintang dan juga non bintang di Kalteng, menurut BPS Kateng, alami penurunan yang diperkirakan dampak dari pandemi Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah, Eko Marsoro (kiri), saat membahas perkembangan bisnis hotel, Senin (1/3/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah merilis, perkembangan bisnis perhotelan di Bumi Tambun Bungai.

Memasuki tahun 2021, setahun pandemi Covid-19 berlangsung, ternyata masih terjadi fluktuasi tingkat hunian hotel.

Bahkan pada Januari 2021 terjadi kecendrungan penurunan tingkat hunian hotel di Kalteng, yang berbintang maupun non bintang. Diperkirakan, akibat perekonomian yang belum stabil.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Senin (1/3/2021) mengungkapkan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang selama Januari 2021 mencapai 30,14 persen.

Baca juga: Pemprov Kalteng Usulkan Pembangunan Bandara Baru di Kobar, 2.500 Hektare Lahan Telah Disiapkan

Baca juga: Pengelola THM dan Kafe di Palangkaraya Diimbau Tegur Pengunjung Tak Taat Protokol Kesehatan

Turun 18,13, sebutnya, dibanding Desember 2020 yang sebesar 48,27 persen. "TPK hotel non bintang juga turun 0,69 poin, dari 18,74 persen menjadi 18,05 persen," rincinya.

Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, TPK hotel bintang turun 9,60 poin. Sedangkan hotel non 
bintang turun 2,63 poin.

"Rata-rata lama tamu menginap atau RLTM di hotel bintang pada Januari 2021 mencapai 1,56 hari, sementara hotel non bintang 1,15 hari," ujarnya.

Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Januari 2021 sebanyak 15,13 ribu orang atau turun 39,55
persen dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan di hotel  non bintang, turun 1,00 persen.

Baca juga: Gubernur Kalteng Tolak Izin Kementerian ESDM untuk Penambangan Pasir di Pantai Ujung Pandaran

Baca juga: Data BPS Kalteng, Penduduk Miskin Naik pada September 2020

"Hotel kami masuk non bintang, atau hotel melati, memang tamu yang menginap masih sedikit. Padahal harga kamar sudah diturunkan," ujar Saidah pengelola Hotel Melati Sri Rezeki d Jalan Iskandar, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng.

Namun begitu, sebut dia, pada hari-hari tertentu terutama akhir pekan, tamu yang menginap ada saja. Namun jumlahnya tidak sama sebelum pandemi Covid-19.

"Bila ada event besar, pasti hotel ramai. Tetapi saat inikan sedang pandemi Covid-19, tidak ada yang berani menggelar event yang mengumpulkan banyak orang. Apalagi karyawan perkebunan kelapa sawit tidak boleh lagi seenaknya keluar kebun saat ini," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved