Breaking News:

Berita Banjarmasin

Alat Pengukur Kebisingan Kini Digunakan di Banjarmasin, Motor Berknalpot Brong Siap-siap Kena Sanksi

Alat pengukur kebisingan mulai digunakan di Kota Banjarmasin. Petugas satlantas Polresta Banjarmasin akan menindak pengguna knalpot brong

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/noor masrida
Alat pengukur kebisingan mulai digunakan di Kota Banjarmasin, Selasa (2/3/2021). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Alat pengukur kebisingan mulai digunakan, pemilik motor yang masih 'nakal' menggunakan knalpot brong siap-siap mendapatkan sanksi.

Ya, penindakan sepeda motor dengan knalpot bising atau knalpot brong makin serius dilakukan jajaran Satlantas Polresta Banjarmasin.

Selama ini penindakan hanya dilakukan berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, namun sekarang dengan alat bernama sound meter tingkat kebisingan knalpot bisa diukur.

Kasatlantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, menyampaikan bagi pengguna motor dengan knalpot bising yang terdeteksi pasti akan terjerat sanksi dan tindakan.

Baca juga: Gunakan Gerinda, 20 Knalpot Brong Sitaan Satlantas Polres Tabalong Dimusnahkan

Baca juga: Warga Ribut di Lokasi Kebakaran Pengambangan Banjarmasin, Dipicu Suara Knalpot Motor

Baca juga: Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan Potong Knalpot Tak Standar

"Pasti kita tindak dan sekaligus kita lakukan penilangan," Kata Gustaf, Senin (1/3/2021).

Kompol Gustaf Adolf Mamuaya menjelasakan kedaraan roda dua dengan tingkat kebisingan knalpot maksimal 80 dB (Decibel/ satuan keras suara).

“Knalpot bising atau brong yang terdeteksi alat Desibel Meter 80 dB atau sebutan lain Sound Meter pasti akan kami tindak,” ujarnya lagi.

Sementara penindakan ini, akan dilakukan dengan melakukan hunting system, tidak dengan razia stasioner.

Agar lebih efektif, Satlantas Polresta Banjarmasin juga akan membakali alat Sound Meter di sejumlah pos-pos pantau di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

"Diharapkan dengan adanya alat ini, kami bisa lebih mudah menertibkan pemilik motor yang memasang knalpot brong khususnya di wilayah lalu lintas kota Banjarmasin," ujar Kasat Lantas.

Baca juga: Pria Ini Tusuk Warga Mangkauk karena Ditegur Pakai Knalpot Nyaring, Ditangkap Nongkrong di Warung

Terakhir, dirinya menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam memodifikasi atau memasang aksesoris di motornya.

"Jangan sampai apa yang kita lakukan itu berdampak tidak baik untuk orang lain," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved