Breaking News:

Berita Banjarmasin

Area Merah di Simpang Jalan Banjarmasin, Ditlantas Polda Kalsel Sebut Fungsinya

Kotak merah di simpang Jalan Pangeran Samudera dan Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, untuk tempat berhenti pengendara motor agar tidak semerawut.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Pengendara sepeda motor di simpang Jalan Lambung Mangkurat dan Pangeran Samudera, Kota Banjarmasin, berhenti di belakang RHK saat menunggu rambu menyala hijau, Selasa (2/3/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa hari belakangan, ada hal yang berbeda terlihat di simpang lampu merah Jalan Pangeran Samudera dan Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Pada lajur kiri jalan di perempatan ini kini terdapat markah lalu lintas yang belum lama ini diaplikasikan, yaitu Ruang Henti J\Khusus (RHK). 

Bentuknya, yaitu area jalan yang diberi warna merah berada tepat di belakang zebra cross.

Terlihat, belum semua pengendara kendaraan bermotor di Kota Banjarmasin mengerti fungsi markah RHK ini. 

Baca juga: Alat Pengukur Kebisingan Kini Digunakan di Banjarmasin, Motor Berknalpot Brong Siap-siap Kena Sanksi

Baca juga: Ekonomi Masih Lesu, DPRD Banjarmasin Usul Mobil Baru, DPW PSI Kalsel Sebut Tidak Perlu

Buktinya, sejumlah pengendara sepeda motor terlihat berhenti di belakang RHK, saat menunggu lampu lalu lintas menyala hijau, Selasa (2/3/2021).

Dikatakan Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Maesa Soegriwo, melalui Kasubdit Kamsel, Kompol Iwan Wahyu  Purnomo, RHK berfungsi mengatur tempat antrean sepeda motor dan kendaraan roda empat atau lebih pada saat berhenti di pendekat simpang bersinyal selama nyala merah. 

Kemudian, RHK diperuntukkan sebagai area henti bagi sepeda motor. Sedangkan bagi kendaraan roda empat atau lebih, berhenti di belakang RHK saat lampu lalu lintas menyala merah. 

Dan RHK ini, kata dia, memungkinkan sepeda motor bergerak lebih cepat pada saat lampu berubah menjadi hijau.

Baca juga: JOYDAY Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Banjarmasin

Selain itu, penerapan markah RHK juga sebagai upaya meningkatkan keteraturan antrean kendaraan bermotor di persimpangan. 

Tujuannya agar antrean sepeda motor yang biasanya terlihat semerawut dan ke luar dari markah saat lampu lalu lintas menyala merah, bisa lebih tertata rapi sesuai tempat yang ditentukan.

"Kaitannya dengan keselamatan dan keteraturan lalu lintas, sehingga akses masyarakat dan hak seluruh pengguna jalan terayomi," kata Kompol Iwan. 

Markah RHK ini, kata Kompol Iwan, nantinya terintegrasi dengan implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang diterapkan di sejumlah persimpangan di Kota Banjarmasin.

Baca juga: Maret, Layanan SIM Keliling dan SIM Corner Kota Banjarmasin  Beroperasi

Baca juga: Beraksi Curi Uang Rp 400 Ribu, Dua Pemuda Banjarmasin Rusak CCTV Toko

Selain di simpang Jalan Pangeran Samudera, juga akan ada di simpang Jalan Lambung Mangkurat dan simpang Jalan A Yani kilometer 6, Kota Banjarmasin, Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id l/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved