Breaking News:

Berita Tanahlaut

Jaksa Tanahlaut Berkomitmen Tak Terima Tamu di Ruang Kerja, Dialihkan ke Ruang Terbuka

Komitmen menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus diperkuat oleh Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten

Banjarmasinpost.co.id/idda royani
Jajaran Kajari Tala menandatangani komitmen integritas menuju WBK dan WBBM, Senin (1/3) 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Komitmen menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus diperkuat oleh Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Semuanya, mulai dari kepala Kejari, jajaran kepala seksi, jaksa fungsional hingga aparatur sipil negara (ASN) setempat bertekad mewujudkan zona integritas tersebut. Outputnya yakni mampu memberikan pelayanan hukum yang lebih baik dan intensif kepada masyarakat.

"Tentunya dengan memperbaiki beberapa aspek yang meliputi enam area perubahan," ucap Kepala Kejari Tala Ramadani, Selasa (2/3/2021).

Salah satunya yakni integritas tinggi. Implementasinya, para jaksa dalam koordinasi dengan pihak penyidik maupun berinteraksi masyarakat dilakukan secara terkonsentrasi atau bertempat di ruang pelayanan publik (terbuka).

Baca juga: Akting Arya Saloka dan Amanda Manopo Jadi Sorotan, Ini Pemicu Rating Ikatan Cinta Anjlok

"Tidak dianjurkan untuk menerima tamu ke dalam ruangan masing-masing," tandas Ramadani.

Sarana dan prasarana pelayanan juga diperbaiki dengan dibangunnya PTSP atau pelayanan terpadu satu pintu. Masyarakat akan langsung menerima pelayanan di front office sehingga alur birokrasi menjadi pendek dan cepat.

"Apakah itu sifatnya pelayanan dalam hal penanganan perkara, misalnya komunikasi dengan pihak kepolisian. Juga pelayanan pelayanan hukum gratis bidang datun dan lain sebagainya," sebutnya.

Termasuk pendampingan hukum yang diminta oleh pemerintah daerah dalam pengamanan dan penampilan proyek strategis nasional yang ada di wilayah Tala.

Ramadani menegaskan komitmen tersebut tidak sekeladar slogan, tapi direalisasikan dalam aktivitas pelayanan hukum sehari-hari.

Pihaknya juga mengharapkan masukan masukan dari insan pers dan masyarakat mengenai apa saja hal-hal yang perlu dikoreksi terhadap kinerja Kejari Tala.

"Kami siap menerima masukan apa saja yang perlu diperbaiki untuk peningkatan pelayanan publik tersebut," tegas Ramadani.

Semua jajaran Kejari Tala, Senin kemarin melakukan penandatanganan komitmen bersama menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani. Hal itu disaksikan Bupati Tala H Sukamta dan Forkominda.

Kalangan warga Tala berharap komitmen tersebut benar-benar terejawantahkan dalam praktik di lapangan. "Kita lihat saja ke depannya seperti apa. Mudahan nyata adanya bukan sebatas retorika," ucap Zulhan, warga Pelaihari.

Ia melihat komitmen Kajari Tala yang baru tersebut patut di-support. Caranya, melalui masukan konstruktif termasuk kritikan bertanggungjawab sehingga kinerja Kejari Tala kian meningkat.
(Banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved