Breaking News:

Otomotif

PPnBM diterapkan, Penjualan Mobil Baru di Wira Toyota Banjarbaru Mulai Menggeliat

Mulai awal Maret ini, Pemerintah tengah memberlakukan keringanan PPPnBM 0 persen. Kebijakan ini, mendorong jual beli mobil menggeliat

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Petugas Front Office menujukkan mobil baru di showroom Dealer Wira Toyota Banjarbaru. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mulai awal Maret ini, Pemerintah tengah memberlakukan keringanan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah atau (PPnBM) 0 persen.

Diskon PPnBM 0 persen ini menggunakan skema ditanggung pemerintah (DTP).

Diharapkan dengan skema keringanan kepada pembelian mobil baru itu ada gairah dari masyarakat untuk membeli mobil baru. 

Baru dilihat dalam dua hari ini, dan dibandingkan awal bulan februari, memang sedikit banyak berimbas.

Baca juga: Harga Toyota Rush Turun Hingga Rp 18 Jutaan Setelah PPnBM Nol Persen, Ini Daftarnya

Baca juga: Dampak Banjir Kalsel, Banyak Mobil Alami Kerusakan, Bengkel Toyota Pun Ramai Layani Perbaikan

Baca juga: VIDEO Sekda Banjar Terima Bantuan Toyota Astra Motor dan Auto 2000 Banjarmasin untuk Korban Banjir

Kacab atau Branch Manager PT Wira Megah Profitamas, Toyota Banjarbaru, Hansye Eduard Pantow, menjelaskan memang ketika Pandemi Covid-19, memukul turun dan stagnan penjualan. 

"Dengan kebijakan PPnBM, diharapkan ada peningkatan. Terbukti dan masyarakat yang tau dan sebelumnya menunggu kebijakan ini di awal 2021 maka diyakini akan beli di bulan ketika ada keringanan PPnBM ini diterapkan," kata Hansye Eduard Pantow. 

Dijelaskan dia, bahwa ada beberapa yang diberikan PPnBM ini di Toyota yakni kelas low SUV dan low MPv, semisal Avansa, Velos, Rush, Yaris, Sienta dan Vios. 

"Memang sudah ada yang booking untuk Anvasa dan Rush. Untuk dua hari ini lumayanlah, dibanding dari bulan sebelumnya biasanya belum banyak," kata Hansye Eduard Pantow. 

Secara persentase, meningkat, di mana pertanggal 1 di Februari, ada yang sudah ambil Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) 1 unit, maka di Maret awal ini sudah ada sekitar 7 yang mengurus SPK. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved