Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

Usus Andi Terburai Ditusuk Orang Tak Dikenal di Pasar Antasari Banjarmasin

Korban ditusuk seseorang saat melerai perkelahian di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel.

Penulis: Noor Masrida
Editor: Alpri Widianjono
VAPE FIRE RESCUE
Andi Hermansyah (40), korban penusukan, menjalani perawatan intensif di RSUD Ulin, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (1/3/2021) petang. 

Editor: Alpri Widianjono

ANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nahas dialami Andi Hermansyah (40), berniat ingin melerai perkelahian malah terkena tusukan, Senin (1/3/2021) sore.

Korban pun terluka, sedangkan pelaku langsung kabur di lokasi kejadian, kawasan Jalan Pangeran Antasari, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dari informasi yang terhimpun, akibat kejadian tersebut, korban menderita luka tusukan di bagian perut yang membuat ususnya terburai keluar.

Sebelum kejadian, korban duduk-duduk santai bersama temannya. Tak jauh dari tempatnya, nampak sedang ada orang bertikai.

Baca juga: Pembobol Ruko dan Ritel Modern di Banjarmasin Kalsel Diringkus, Dua Pelaku Pasutri

Baca juga: VIDEO Ekspose di Polresta Banjarmasin, Penusuk Mahasiswa ULM Ngaku Dibawah Pengaruh Miras

Korban yang beralamat di Jalan Pekapuran Raya, Gang Swadaya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, itu pun lantas mencoba melerai perkelahian.

Nahas, Andi justru mendapatkan tusukan di bagian perutnya oleh salah seorang yang bertikai tersebut.

Tak lama kemudian, datang salah satu pelaku lainnya, langsung memukul korban dengan tangan kosong. Seteah itu, kedua pelaku langsung kabur.

Sementara, korban langsung dibawa menggunakan sepeda motor oleh warga menuju ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca juga: Perkara Tatapan, Mahasiswa ULM Asal Tanbu Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal, Polisi Selidiki Kasusnya

Baca juga: Beraksi Curi Uang Rp 400 Ribu, Dua Pemuda Banjarmasin Rusak CCTV Toko

Terpisah, Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi SIK, melalui Kanitreskrim, Iptu I Gusti Ngurah Utama, memaparkan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. "Kami masih memeriksa para saksi," ujarnya, Selasa (2/3/2021) saat dihubungi.

Terlebih saat ini korban sedang dalam keadaan tidak bisa dimintai keterangan karena kondisi lukanya yang cukup parah. "Korban belum bisa dimintai keterangan," imbuhnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved