Breaking News:

Berita Regional

Mahasiswa Baru UHO Ditendang dan Dipukul Saat Kegiatan LDK, Polda Sulteng Minta Orangtua Melapor

Video berdurasi 1 menit 18 detik itu memperlihatkan puluhan mahasiswa lelaki dan perempuan angkatan 2020 berbaring di pantai sambil dipukul

ISTIMEWA/KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Puluhan mahasiswa baru angkatan 2020 jurusan pendidikan ekonomi FKIP Universitas Halu Oleo Kendari, diduga mengalami kekerasan dari seniornya saat kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan di pantai Nambo, Kendari. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Video aksi perpeloncoan kepada mahasiswa baru saat latihan dasar kepemimpinan (LDK) di Kendari, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 18 detik itu memperlihatkan puluhan mahasiswa laki-laki dan perempuan angkatan 2020 berbaring berjajar di bibir pantai sambil dipukul dan ditendang oleh seniornya.

Aksi perpeloncoan diduga dilakukan pengurus himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari di Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ( Sultra), Minggu (28/2/2021).

Terkait dengan itu, Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Waris Agono meminta orangtua mahasiswa tersebut untuk segera melapor ke polisi.

Baca juga: Ternyata Pejabat Ini yang Bikin Jokowi Buka Investasi Miras, BKPM : Ada 109 Izin Industri Miras

Baca juga: Mendikbud Nadiem Tegaskan Semua Guru Diberi Kesempatan 3 Kali untuk Jadi ASN

Baca juga: Babak Baru Perseteruan Zlatan Ibrahimovic vs Romelu Lukaku di Derby Milan, Bomber AC Milan Melunak

Dengan adanya laporan polisi maka dapat diproses dengan hukum.

"Kami membuka ruang, jika ada pihak korban yang ingin melaporkan kasus ini untuk segera diproses hukum," katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UHO Nur Arafah mengatakan, aksi kekerasan itu telah mencoreng nama baik kampus.

Terkait dengan itu, pihaknya tidak akan memberikan pendampingan hukum jika dilaporkan ke polisi.

"Kampus tidak akan bertanggung jawab atas aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa, dan tidak akan melakukan pendampingan jika kasus ini dibawa ke ranah pidana," Nur Arafah dalam keterangan persnya, Selasa (2/3/2021).

Kata Nur, kegiatan LDK yang diikuti 79 mahasiswa angkatan 2020 itu tidak mendapatkan izin dari pihak fakultas.

Pihak kampus pun baru mengetahui kegiatan itu setelah videonya viral.

"Secara institusi kampus tidak pernah mengeluarkan izin terkait kegiatan tersebut, acuannya jelas ada dalam panduan UHO selama pandemi Covid-19. Apa yang terjadi di luar sepengetahuan institusi, kami kaget baru mengetahui setelah video itu viral," ujarnya.

Terkait dengan itu, pihaknya pun sedang mencari fakta dalam video itu, jika ditemukan pelanggaran akan diberi sanksi.

"Kita gelar rapat dan menindaklanjuti masalah tersebut, jika ditemukan pelanggaran akan ada pemberian sanksi teguran hingga skors," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswa Baru UHO Ditendang dan Dipukul Saat Kegiatan LDK, Polisi Minta Orangtua Melapor", Klik untuk baca:

Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved