Breaking News:

Berita Batola

40 Ton Gabah di Gudang SRG Mandastana Batola Terendam, Biaya Pengeringan Capai Rp 15 Juta

gudang penyimpanan komoditas primer sistem resi gudang (SRG) di Mandastana, Batola, turut kebanjiran hingga 40 ton beras di dalamnya terendam

banjarmasinpost.co.id/idda royani
Ilustrasi-Sejumlah warga di Kecamatan Kurau dan Bumimakmur mulai beraktivitas ringan seperti menjemur gabah pascabanjir, Senin (15/2/2021) 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat banjir melanda banyak daerah di Kalsel, gudang penyimpanan komoditas primer sistem resi gudang (SRG) di Mandastana, Batola, turut kebanjiran hingga 40 ton beras di dalamnya terendam.

Dijelaskan Kepala Dinas perdagangan Kalsel Drs H Birhasani, ada dua kabupaten yang mendapat bantuan Gudang SRG dari Kementerian Perdagangan yaitu Batola dan Tapin.

"Batola ada dua gudang yaitu di Anjir dan Mandastana, sedangkan di Tapin ada satu gudang," jelasnya.

Di Gudang SRG juga ada mesin penggilingan. Adapun penyimpanan di SRG adalah sistem tunda jual.

Baca juga: Pencuri Gabah Petani Tala Dibekuk di Basirih Banjarmasin, Pelaku Angkut Gabah Pakai Avanza

Baca juga: Banjir Kalsel 2021, Puluhan Ribu Karung Gabah Petani Desa Lok Buntar Sungai Tabuk Terdampak Banjir

Baca juga: VIDEO Handilnegara Tala Masih Terendam, Warga Tinggalkan Pengungsian Demi Selamatkan Gabah

Sistem tunda jual itu adalah gabah hasil panen tidak langsung dijual karena saat musim panen harga gabah murah. Makanya, supaya bernilai tinggi gabah simpan dan dikelola pihak ketiga. 

"Ketika banjir, gabah dipindahkan ke SRG Anjir. Namun tidak semua terangkut sehingga ada 40 ton yang terendam dengan tingkat Kerusakan berbeda, umumnya bagian bawah kondisinya parah sedangkan gabah tumpukan atas masih bisa dijemur," paparnya.

Setelah dikalkulasi, biaya pengeringan memerlukan biaya yaitu Rp15 juta dan itu dibiayai oleh kementErian pertanian pada 25 Februari lalu.

Baca juga: VIDEO Banjir di Kalsel, Pengungsi dari Kabupaten Banjar Ini Teringat Gabah Senilai Rp 25 Juta

Adapun mengenai harga beras, saat ini masih normaL. Beras paling bagus yaitu Unus Mutiara Rp14-15 per Kg, Siam Unus 13-13,5 ribu per Kg, Siam Panggung Rp11-12 ribu per Kg dan beras ganal atau C-hirang Rp9000 per Kg.

"Fluktuasi harga beras masih berkisar Rp100-500 jadi masih batas normal dinamika harga," pungkas Birhasani. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved