Berita Banjarbaru

Dapat Rumah Gratis, Tiga Penghuni Rumah Disabilitas Banjarbaru Pilih Keluar, Ternyata Ini Alasannya

Rumah disabilitas di Jalan Trikora Banjarbaru bertambah 15 unit. Namun, disaat bertambah tiga penghuni memilih meninggalkan rumah disabilitas

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Ketua Pertuni Banjarbaru Sartono. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Banjarbaru merasa terbantu mendapat bantuan rumah dari Kementerian PUPR RI di Perumahan Disabilitas Netra Kota Banjarbaru Jalan Trikora Banjarbaru.

Tidak tanggung-tanggung 15 rumah diberikan kepada para disabilitas tuna netra Banjarbaru.

Ketua Pertuni Banjarbaru Sartono mengatakan rumah tersebut sangat baik dan juga sudah dilengkapi dengan sarana air bersih, listrik dan juga PSU yang cukup baik. 

"Rumah dan Lingkungan sekitarnya bisa lebih dipercantik lagi," kata Sartono.

Baca juga: Kunjungi Rumah Disabilitas Banjarbaru, Direktur Rumah Khusus PUPR Sebut Akan Bangun 13 Unit Lagi

Baca juga: Rumah Disabilitas Ditempati Saat Hari Jadi Banjarbaru

Sartono menambahkan Pertuni Banjarbaru memiliki 56 anggota dan sudah ada 20 rumah yang diberikan oleh donatur pihak ketiga.

"Kini ada lagi tambahan 15 total sudah menjadi 35 rumah," ucap dia.

Berdasarkan pantauan rumah bantuan kementerian berada di belakang rumah khusus bantuan donatur untuk Pertuni Banjarbaru.

Namun, rumah bantuan ini tampak lebih kecil dibanding rumah yang sudah ada sebelumnya.

"Rumah sebelumnya itu bantuan dari gabungan beberapa donatur sehingga bisa ditempati para tuna netra yang disini kebanyakan berprofesi sebagai tukang pijat," kata Sartono.

Namun, sayang dari 15 kepala keluarga yang sudah mendapat jatah rumah 
ada tiga orang yang memilih untuk pulang ke rumahnya masing masing.

Hal ini dikarenakan sudah memiliki rumah tetap dan memiliki langganan usaha.

"Kami kan tidak seperti orang normal umumnya sulit mobilisasi. Disaat di rumah sebelumnya banyak langganan lalu pindah mungkin itu yang jadi pertimbangan," kata dia.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah menghadiri sekaligus melakukan seleksi secara langsung kepada Calon Penghuni Rumah Disabilitas Netra Kota Banjarbaru yang baru.

"Persyaratan utama untuk mendapatkan fasilitas rumah ini adalah yang pertama harus KTP Kota Banjarbaru, anggota Pertuni Kota Banjarbaru, termasuk kategori yang membutuhkan," kata dia.

Baca juga: Mulanya 7 Bangunan Rumah Difabel, Kini di Rumah Disabilitas Banjarbaru Bertambah Dua Bangunan

Said Abdullah menegaskan status rumah ini adalah pinjam pakai seumur hidup, dan apabila anak atau pihak keluarga yang tidak mempunyai kekurangan netra maka akan di gantikan dengan pemilik baru

Bagi yang memilih tidak mengambil selanjutnya akan dipilih tiga orang lainnya yang akan menggantikan posisi keluarga yang memilih pulang (sesuai dengan kreteria).

Aturan tegas yang diberikan oleh  Pemerintah Kota Banjarbaru apabila diketahui, ditemukan dari para pemilik rumah disini melakukan kegiatan “meminta-minta” dijalan akan langsung dip roses dan di keluarkan dari perumahan Netra Kota Banjarbaru. (Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved