Breaking News:

Berita Nasional

JOKOWI Ajak Rakyat Benci Produk Luar Negeri, Mendag Siap Serbu Mal dengan Produk Ini

Pesiden Jokowi meminta jajarannya mengkampanyekan cinta produk-produk Indonesia dan membenci produk- produk luar negeri.

Editor: Didik Triomarsidi
BIRO PERS/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo kampanyekan benci produk luar negeri. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Kementerian Perdagangan serius membantu pengembangan produk-produk lokal.

Sehingga, masyarakat menjadi konsumen loyal produk-produk Indonesia.

Kalau perlu, kata Jokowi, gaungkan semboyan benci produk luar negeri.

Bahkan Pesiden Jokowi meminta jajarannya mengkampanyekan cinta produk-produk Indonesia dan membenci produk- produk luar negeri.

Baca juga: Ternyata Pejabat Ini yang Bikin Jokowi Buka Investasi Miras, BKPM : Ada 109 Izin Industri Miras

Baca juga: Pemeritah Jokowi Izinkan Investor Asing Cari Harta Karun Bawah Laut Indonesia, Syaratnya Tak Gampang

Baca juga: Aturan Investasi Miras Dicabut, Ini Kata MUI dan PPP Tanggapi Keputusan Presiden Jokowi

Menanggapi arahan tersebut, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, hal itu dapat diimplementasikan dengan menempatkan produk buatan lokal di lokasi-lokasi strategis pada pusat perbelanjaan atau mal.

"Memastikan merek-merek Indonesia akan menjadi primadona di mal-mal Indonesia," ujar dia dalam konferensi pers Rapat Kerja Kemendag, Kamis (4/3/2021).

Ia mengatakan, Kemendag bakal segera menyiapkan aturan khusus yang mendorong kampanye cinta produk-produk dalam negeri.

"Kami akan atur supaya orang Indonesia bangga membeli produk Indonesia dan mengembangkan industri Indonesia," paparnya.

Menurut Lutfi, dengan memiliki 270 juta penduduk, Indonesia sebenarnya adalah pasar yang besar bagi produk buatan sendiri. Meski demikian, para pelaku usaha dalam negeri harus membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga mampu bersaing dengan produk asing.

"Jadi terhadap barang buatan Indonesia bagaimana caranya kita bisa memberikan nilai tambah yang mana barang-barang Indonesia ini akan bersaing dengan barang impor," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved