Breaking News:

Berita Kalteng

Langka dan Mahalnya Elpiji 3 kg di Kapuas, Ini Respon Disdagperinkop

Warga di Kualakapuas, Kalteng mengeluhkan langka dan mahalnya elpiji 3 kilogram

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Hari Widodo
Dok Banjarmasinpost
Plt Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Batu Panahan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Langka dan mahalnya gas elpiji tiga kilogram bersubsidi terjadi di beberapa daerah, termasuk di wilayah Kualakapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Warga di wilayah setempat pun mengeluhkan hal ini. Misal diungkapkan Sanah (29) warga Selat Kapuas.

"Kemarin malam mencari gas elpiji tiga kilogram susah, sampai harus mencari ke tempat jauh dan dapat harganya Rp 35 ribu," ujarnya, Kamis (4/3/2021).

Hal ini, lanjutnya, terjadi dalam kurun satu bulan terakhir. "Mencari barangnya sulit, jika pun ada harganya mahal," ungkapnya.

Baca juga: Dua Juta Lebih Kuota Elpiji 3 KG Tala, Pemkab Tanahlaut Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Baca juga: Antre Elpiji 3 KG, Ratusan Warga di Banjarmasin Baris Hingga ke Jalan

Baca juga: Temukan Banyak Isi Elpiji 3 Kilogram Kurang, Anggota DPRD Kalsel Ini Minta Penyimpangan Ditindak  

Terkait hal ini, Plt Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Batu Panahan pun mengatakan pihaknya sudah ambil langkah terkait hal itu.

"Kami soroti, permasalahannya ini ada di tingkat pangkalan, maka itu kami sedang berupaya selesaikan hal ini dengan baik melalui tim pengawasan untuk elpiji dan ini perlu diambil tindakan tegas, khususnya kepada pangkalan-pangkalan," katanya.

Karena situasionalnya, lanjut Batu Panahan, pangkalan memang membagikan habis elpiji kepada masyarakat.

"Namun kalau itu dibagikan ke masyarakat berdomisili di RT setempat maka tidak masalah. Tetapi mereka indikasinya menjual ke luar lingkup RT yang seharusnya," bebernya.

Selain itu, pangkalan-pangkalan yang ada kebanyakan menjual elpiji melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan, temasuk juga pengecer menjual dengan harga tinggi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved