Wabah Corona di Kalsel
Update Covid-19 Kalsel : Penambahan Positif Terkonfirmasi Hari Ini Nyaris 200 Kasus
Hari ini, kenaikan warga terkonfirmasi positif Covid-19 hampir tembus 200 kasus. Tiga daerah ini tertinggi
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peningkatan kasus Covid-19 Kalsel semakin mengkhawatirkan, Hari ini, kenaikan warga terkonfirmasi positif Covid-19 hampir tembus 200 kasus.
Berdasarkan data Dinkes Kalsel, penambahan kasus positif Covid-19 Jumat (5/3/2021) sebanyak 197 orang berasal dari Tanah Laut 31 orang, Kotabaru 6 orang, Banjar 5 orang, Barito Kuala 15 orang.
Kemudian, Hulu Sungai Utara 8 orang, Tanah Bumbu 40 orang, Balangan 6 orang, Kota Banjarmasin 47 orang dan Kota Banjarbaru 39 orang.
Sementara pasien Covid-19 dilaporkan sembuh sebanyak 223 orang berasal dari Karantina Tanah Laut 18 orang, Karantina Kotabaru 30 orang, Karantina Banjar 25 orang, Karantina Barito Kuala 6 orang.
Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Tambah Lima Positif Covid-19, Sembuh 29 Orang, Total Terpapar 1.332 Orang
Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru, Bertambah 39, Guntung Manggis Tertinggi 18 Kasus
Baca juga: Tingkat Fatalitas Kasus Covid-19 di Banjarmasin Masih di Atas Provinsi Kalsel
Karantina Tapin 4 orang, Karantina Hulu Sungai Tengah 1 orang, Karantina Hulu Sungai Utara 3 orang, Karantina Tanah Bumbu 16 orang, Karantina Balangan 7 orang, Karantina Kota Banjarmas in 108 orang dan Karantina Kota Banjarbaru 5 orang.
Sedangkan pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal pada hari ini 4 orang berasal dari Kotabaru 3 orang dan Kota Banjarmasin 1 orang.
Kadinkes Kalsel HM Muslim mengatakan saat ini naiknya kasus positif dikarenakan tracing dan testing yang terus dilakukan.
Mulai dari puskesmas hingga Dinkes Provinsi yang terus melakukan tracking warga diduga terpapar Covid 19.
Baca juga: VIDEO Anggota Polda Kalsel Jalani Vaksinasi Covid-19, Personel Tugas di Banjarmasin Jadi Prioritas
Hal itu sesuai dengan jumlah tracing Kalsel yang sudah dilakukan untuk 1,7 per seribu penduduk.
"WHO saja merekomendasikan satu per seribu, kita sudah melakukan tracing 1,7 per seribu penduduk, bahkan di daerah yang tinggi kasusnya seperti di Banjarmasin tracing sudah dilakukan untuk tiga per seribu penduduknya," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/milna sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/update-covid-19-jumat-32021.jpg)