Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO Dulu Jadi Moda Transportasi Favorit, Sekarang Angkot Martapura-Banjarbaru Sepi Penumpang

Taksi untuk jurusan Martapura-Banjarbaru dulu angkutan pavorit. Kini, sepi penumpang. Jumlahnya pun, semakin berkurang

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Moda transportasi umum atau taksi untuk dua kota Banjarbaru dan Martapura nasibnya kini bagai hidup segan mati tak mau.

Bagaimana tidak taksi dengan identik warna hijau hijau tua ini kini mulau masuk masa senja, tergerus perkembangan zaman.

Jangankan untuk meraup untung banyak, bisa mengembalikan modal plus tambahan untuk biaya makan sehari hari saja sudah dianggap sangat stabil.

Taksi untuk jurusan Banjarbaru, Landasan Ulin, Lianganggang dan Martapura Kabupaten Banjar dan sebaliknya ini pun kini mulai berkurang jumlahnya.

Salah satu sopir taksi hijau hijau, Puji mengaku sudah puluh tahun menjadi sopir taksi. Bahkan Surat Izin Mengemudinya sudah beberapa kali diperpanjang.

Dulu taksi ini kata Puji jadi favorit warga kepergian dari Banjarbaru ke Martapura atau sebaliknya.

Namun kini jumlahnya jauh sangat menurun. Bisa mendapatkan tiga sampai empat penumpang saja dalam satu kali trip sudah sangat disyukuri.

"Paling banyak empat penumpang dapat sekali jalan," kata warga Cempaka Banjarbaru ini.

Puji menjelaskan ongokos angkot dari empat tempat itu bervariasi. Untuk masyarakat mulai dari Rp3-10 ribu Berbeda untuk pelajar hanya separonya saja.

Bahkan dalam sehari Puji hanya mengaku bisa mengantongi uang Rp 50 ribu sudah termasuk bahan bakar dan makan.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved