Breaking News:

Berita Kotabaru

VIDEO Pedagang Cabai di Pasar Kemakmuran Kabupaten Kotabaru Berharap Pasokan Lancar

Pedagang cabai di Pasar Kemakmuran Kabupaten Kotabaru pilih jual cabai Kalsel karena pelanggan menilai lebih segar dibanding dari Sulawesi Selatatan.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pedagang cabai di Pasar Kemakmuran, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, belum mendapat pasokan cabai dari daerah tetangga.

Penyebabnya, menurut pedagang di pasar yang terletak di Jalan Putri Ciptasari, Desa Kotabaru Hulu, Kecamatan Pulau Laut Utara, ini dampak dari bencana banjir Januari sampai Februari yang melanda 11 daerah di Kalsel.

Karena itu, mereka membeli cabai dari Provinsi Sulawesi Selatan dengan harga Rp 100.000 hingga Rp 110.000 per kilogram.

"Kalau di eceran, harga cabai kecil Rp 130.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 50.000 per kilogram, cabai kriting Rp 60.000 per kilogram. Stabil saja harganya, tidak ada kenaikan," kata Sutris, penjual cabai di Pasar Kemakmuran Kotabaru tersebut.

Baca juga: Bayar Retribusi, Kenyamanan Penjual Ikan Pasar Kemakmuran Kotabaru Tak Diperhatikan

Baca juga: Dua Residivis Penggondol Perhiasan dan Uang Toko di Kabupaten Kotabaru Dibekuk

Menurut Sustris, sangat mengharapkan pasokan cabai dari Kalsel. Meski harganya tukar lebih mahal dibanding harga cabai dari Sulawesi.

Meski begitu, dia mengharapkan pasokan cabai Kalsel normal lagi.

Meski harga cabai Kalsel lebih mahal, namun kualitasnya lebih bagus dibandingkan yang dari Sulawesi Selatan.

"Cabai dari Sulawesi Selatan, sampai di Kotabaru biasangya agak kering. Kalau yang Kalsel, lebih segar. Bisa jadi,  perjalanan dari Sulawesi Selatan lebih lama dibanding dari daerah tetangga di Kalsel," imbuh Sutris.

Baca juga: Khawatir Jatuh, Pedagang di Pasar Kemakmuran Kotabaru Gelontorkan Dana Pribadi Perbaiki Jalan

Baca juga: Dinas PUPR Kotabaru Tidak Punya Anggaran untuk Perbaii Jalan di Pasar Kemakmuran

Ia juga mengakui , konsumen lebih dominan dengan cabai dari Kalsel. "Konsumen, apalagi usaha warung, mereka memilih cabai Kalsel daripada cabai Sulawesi. Sebabnya ya itu tadi, cabai dari Kalsel lebih segar," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved