Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Diterjang Angin Kencang Hujan Lebat, Tiga Rumah Rusak di Desa Garis Hanyar Kabupaten Banjar

H Ruslan, Ketua RT3 Desa Garis Hanyar, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, salah satu saksi yang rumahnya sempat diterjang angin kencang

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Syaiful Akhyar
Hj Noorhayati untuk banjarmasinpost.co.id
Rumah rusak akibat diterjang angin ribut di Desa Garis Hanyar, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - H Ruslan, Ketua RT 3 Desa Garis Hanyar, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, salah satu saksi yang rumahnya sempat diterjang angin kencang.

"Rumah berguncang dan saya sekeluarga berada di pintu depan sudah siap-siap ke luar rumah. Listrik kondisi padam, hujan sangat lebat malam itu," ceritanya kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (7/3/2021).

Beruntung rumahnya tidak rusak. Padahal, sekitar satu jam, hujan deras disertai angin kencang saat itu melanda rumah tinggalnya, Sabtu (6/3/2021) sekitar pukul 23.00 Wita.

Ruslan mengaku ada tiga rumah milik warganya yang rusak. Atapnya terbang dan dindingnya rusak diterpa angin kencang.

Baca juga: Bupati Balangan Terbitkan Surat Edaran Prioritas Pembelian Produk UMKM dan Pedagang Pasar Lokal

Baca juga: Lingkungan Pasar Hanyar Barabai Makin Kumuh, Malam Hari Bertebaran Sampah Plastik

Baca juga: Gadis SMP di Trans Plasma Desa Pulausari Tanahlaut Dilaporkan Menghilang dari Rumah, Ada Masalah Ini

Malam itu, warganya sempat keluar rumah dan berteduh di tenda posko banjir tak jauh dari rumah warga yang rusak.

Ruslan mengaku tak sempat membuat laporan peristiwa itu karena menghadiri acara perkawinan kerabatnya di wilayah tetangga.

"Ada tiga rumah yang rusak di lingkungan RT 3. Cuma masih bisa ditempati warga," katanya.

Sementara, Rahmad, Kaur Umum dan Perencanaan Pemerintah Desa Garis Hanyar mengatakan di lingkungan RT 01 ada 2 rumah yang terdampak angin kencang.

"Warga tidak mengungsi cuma, atap rumahnya terbang disapu angin kencang," katanya.

Rahmad mengaku wilayah Desa Garis Hanyar masih terdampak banjir sejak pertengahan Januari 2021 hingga kini.

Akses jalan di lingkungan RT 03 masih terendam sehingga untuk mengecek kondisi korbam yang terdampak angin kencang tidak maksimal.

"Akses jalan masih terendam dan air masih mengenangi lantai rumah warga," katanya.

Peristiwa bencana angin kencang itu tak hanya menghadirkan atap dan dinding rumah warga Desa Garis Hanyar.

Sejumlah pohon karet di lingkungan RT 02 tumbang menimpa akses jalan desa. Pohon itu berhasil dievakuasi warga dengan cara bergotong-royong dari badan jalan desa.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved