Breaking News:

Subsidi KPR

Syarat Dapat Bantuan Subsidi KPR Hingga Rp 40 Juta, Untuk Rumah Tapak Mulai Rp 150 Juta

BP2BT adalah kredit kepemilikan rumah bersubsidi program kerja sama Bank BTN dengan Kementerian PUPR. Maksimal bantuan subsidi kredit Rp 40 juta

shutterstock.com
Ilustrasi.Syarat Dapat Bantuan Subsidi KPR Hingga Rp 40 Juta, Untuk Rumah Tapak Mulai Rp 150 Juta 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kabar gembira bagi anda yang ingin memiliki properti khususnya rumah tinggal. Tahun ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat siap menyalurkan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT).

Sekadar diketahui BP2BT adalah kredit kepemilikan rumah bersubsidi program kerja sama antara Bank BTN dengan Kementerian PUPR. Maksimal bantuan subsidi kredit yang bisa diberikan Rp 40 juta.

Kredit ini diberikan bersama dengan subsidi uang muka kepada masyarakat yang telah mempunyai tabungan untuk pembelian rumah tapak dan pembangunan rumah swadaya.

Baca juga: Harga Emas Antam 1 Gram Hari Ini Rp 924.000, Inilah Daftar Lengkapnya

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, Stabil di Rp 923.000 Per 1 Gram 7 Maret 2021

Dikutip dari kontan.co.id, Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar beberapa waktu lalu mengatakan melalui skema KPR BP2BT, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat memiliki hunian dengan bantuan hingga Rp 40 juta dari pemerintah.

Dengan bantuan tersebut, juga akan mengurangi nilai angsuran KPR para MBR.

KPR
KPR (SHUTTERSTOCK)

Namun batasan harga hunian yang bisa menggunakan KPR BP2BT, akan bergantung pada zona lokasi yang ditetapkan Kementerian PUPR.

Untuk rumah tapak mulai dari Rp 150 juta hingga Rp 219 juta. Kemudian untuk rumah susun mulai Rp 288 juta hingga Rp 385 juta. Lalu, untuk rumah yang dibangun secara swadaya berkisar Rp 120 juta hingga Rp 155 juta.

Perseroan juga telah merancang fitur graduated payment mortgage (GPM) dalam KPR BP2BT. Fitur yang diluncurkan pada tahun lalu tersebut menawarkan keringanan angsuran berjenjang dengan suku bunga fixed sebesar 10% selama tiga tahun pertama.

Untuk pemilikan hunian tersebut, KPR BP2BT juga memberikan bantuan uang muka sebesar 45% dari harga rumah atau maksimal Rp 40 juta. Kemudian, uang muka mulai 1 persen dan tenor kredit hingga 20 tahun.

Halaman
123
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved