Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Pecat Pejabat Pertamina, Luhut: Melacurkan Profesionalisme Demi (Uang) Saja

Pemecatan pejabat Pertamina itu menurut Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi.

Editor: Didik Triomarsidi
Dokumentasi Humas Kemenko Marves
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rakor pembahasan program Perhutanan Sosial dan Food Estate secara virtual, Kamis (14/1/2021). 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dinilai keterlaluan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tanpa melalui menteri kabinetnya memecat seorang pejabat di PT Pertamina.

Pemecatan pejabat Pertamina itu menurut Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi.

Kronologi pemecatannya menurut Luhut, terjadi karena yang bersangkutan sudah keterlaluan dalam mengambil kebijakan di Pertamina.

“Ada pejabat tinggi Pertamina itu kemarin dipecat presiden langsung,” kata Luhut dalam Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021 yang disiarkan melalui Youtube BPPT TV, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: KEPASTIAN BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 1,2 Juta, Jokowi dan Menakar Sepakat Cair Maret 2021

Baca juga: Kasian Jokowi, Ikut Terbawa-bawa Prahara Cinta Kaesang Felicia dan Kisruh AHY dan Moeldoko

Baca juga: Isi Tabungan Bersama Putri Delina dan Jeffry Disentil, Anak Sule-Nathalie Siap Langkahi Rizky Febian

Pemecatan ini terkait dengan penggunaan tingkat komponen dalam negeri ( TKDN) pada proyek Pertamina. Proyek yang dimaksud terutama terkait pipa Pertamina.

“Bikin pipa, tadi Pertamina. Pertamina itu ngawurnya minta ampun. Masih impor pipa padahal bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu,” tandasnya.

Hanya saja, Luhut tidak menjelaskan lebih rinci siapa pejabat yang dimaksud. Luhut tak menyebut nama pejabat yang dipecat langsung oleh Jokowi.

“Bapak sudah benar? (Ada yang) sempat tanya alasan saya. Alasan saya TKDN. Kamu cek saja siapa yang diganti itu,” tandasnya.

Luhut lantas mengungkit pentingnya nasionalisme. Ia menyayangkan jika ada pejabat yang abai terhadap kepentingan dalam negeri hanya karena urusan materi pribadi.

“Nah kecintaan kita, kepada idealisme itu kita menurut saya kurang. Anda lebih muda dari saya. Saya 74 tahun tahun ini. Jadi saya sedih kadang-kadang melihat anak muda itu, maaf istilah saya melacurkan profesionalismenya hanya sekedar gini (uang) saja,” bebernya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved