Breaking News:

Banjir di Kalsel

Banjir di Kalsel, 86 Rumah di Desa Tungkaran Kabupaten Banjar Terendam

Telah dua hari terakhir banjir merendam permukiman di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Akses Jalan Keramat, Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terputus karena terendam banjir, Kamis (11/3/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Musibah bencana banjir dan angin puting beliung masih melanda wilayah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Rizky, ibu rumah tangga yang berada di Jalan Keramat, Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kota Martapura Kabupaten Banjar, mengaku air banjir mulai naik dan merendam halaman rumahnya sejak awal pekan. "Ini sudah hari ketiga," katanya kepada Banjarmasinpost.co.id. Kamis (11/3/2021).

Rizky sekeluarga sempat mengungsi setengah bulan, sewaktu banjir sebelumnya, ke wilayah dataran tertinggi.

"Ini datang lagi banjir. Sebelumnya, kami menerima bantuan. Banjir kali ini belum terima bantuan," katanya. 

Baca juga: Banjir di Kalsel, Air Meninggi di Desa Benteng Pengaron, Kabupaten Banjar, Warga Waspada

Baca juga: Belum Sempat Kering, Debit Air di Pesayangan Kabupaten Banjar Kembali Meningkat

Kepala Desa Tungkaran, M Salmani, mengatakan, sebanyak 86 buah rumah yang terdampak musibah banjir. Itu dihuni 110 kepala keluarga. "Jumlah jiwa, saya lupa," sebutnya.

Menurut Kades atau Pambakal tersebut, akses Jalan Keramat di Desa Tungkaran terputus akibat genangan air.

Warga dapat melintas melalui askes Jalan Taruna Praja Desa Sungai Sipai. "Kalau dari akses jalan di Desa Pekauman terputus karena banjir," imbuh dia.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banjar, HM Irwan Kumar,  mengatakan potensi bencana banjir dan puting beliung diperkirakan masih akan terjadi hingga pekan keempat Maret 2021.

Baca juga: Banjir di Kalsel 2021, Permukiman di 4 Kecamatan Kabupaten Banjar Ini Terendam

Sebelumnya, empat kecamatan yang masih terendam hingga saat ini, yaitu Kecamatan Martapura Barat, Martapura Timur, Sungai Tabuk dan Cintapuri Darussalam. Total, meliputi 40 Desa.

Sejak dua hari terakhir hujan, lanjut dia, sangat mungkin jumlah wilayah yang terendam bertambah. Tidak lagi  40 desa.

Apalagi air banjir yang merendam saat ini merupakan air kiriman dari hujan deras yang melanda wilayah di kawasan pegunungan wilayah Kabupaten Banjar.

Masih kata Irwan Kumar, peringatan kewaspadaan sudah disampaikan kepada masyarakat terutama yang berada di wilayah bantaran Sungai Martapura agar selalu waspadai dan menghindari dari sengatan listrik di wilayah terendam banjir. 

Baca juga: Kodim Martapura Beri Bantuan untuk Korban Banjir 2 Desa di Kabupaten Banjar

Baca juga: VIDEO Pemkab Banjar dan DPRD Rencanakan Perbakan Jalan Rusak Akibat Banjir

Irwan mengaku saat ini berdasafkam informasi dari operator kecamatan dan petugasnya yang melaksanakan patroli keliling, menyebutkan ketinggian air banjir sekutar 40 sentimeter.

(Banjarmasinpost.co.i/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved