Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Kebakaran di Gang Mujahidin 7 Kota Martapura, Tiga Kios Hangus

Kebakaran menghanguskan tiga kios yang berdempetan di Jalan Irigasi Gang Mujahidin 7, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kota Martapura, Kabupaten Banjar.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Beberapa warga melihat kios bekas terbakar di Jalan Irigasi, Gang Mujahidin 7, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (11/3/2021). Musibah di tempat ini terjadi sekitar pukul. 03.00 Wita. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA  - Warga di kawasan Jalan Irigasi Gang Mujahidin 7, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (11/3/2021) dini hari,  geger kebakaran. 

Warung atau kios panjang yang berada di samping mulut Gang Mujahidin 7, ludes terbakar. 

Di tempat tersebut, sebelum musibah, terdapat penjual bahan bakar minyak ukuran botol kaca untuk pengendara yang melintas menuju Irigasi atau sebaliknya.  

Tiga kios yang berdempet, terpantau ludes terbakar. Beberapa perabotan dapur, juga turut terbakar. 

Baca juga: Kebakaran di Pematang Panjang Kabupaten Banjar, Korban Tak Percaya Dapati Rumah Ibu Tinggal Tiang

Baca juga: Lupa Matikan Api Kompor, Dapur Warga Tunggul Irang Kabupaten Banjar Ini Terbakar

Baca juga: Terjaring dalam Giat Operasi Pekat, Dua Penjual Alkohol Diamankan ke Mapolsek Aluhaluh Polres Banjar

Kobaran api berhasil dikuasai relawan pemadam kebakaran karena sumber air penyiraman diambil di saluran irigasi yang debitnya airnya sedang tinggi. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran kios itu.

Seorang tukang kayu, Ali, berada di lokasi untuk memperbaiki bekas kios terbakar. "Kebakarannya sekitar pukul 03.00 Wita. Pemilik kiosnya, Ibu Nunung, warga di Gang Mujahidin 7," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan pada Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi, mengimbau masyarakat agar selalu menjauhkan alat pemantik api dari jangkauan anak-anak sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kebakaran.

Selain itu, menjauhkan sumber api dengan barang yang mudah terbakar. "Gunakan peralatan elektronik sewajarnya dan sesuai prosedur PLN. Memastikan api di kompor mati sebelum meninggalkan rumah," pintanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved