Kriminalitas Balangan

Pelaku Pembobolan SD Telaga Purun Dibekuk Unit Reskrim Polsek Paringin, Polres Balangan

AR, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena mencuri barang elektronik milik SD Telaga Purun Balangan dan melakukan pengrusakan

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
polsek paringin
Tersangka pembobolan SD Telaga Purun diamankan oleh Kapolsek Paringin, AKP Eko Budi Mulyono dan Unit Reskrim Polsek Paringin 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Nekat membobol Sekolah Dasar di Kecamatan Paringin, AR (21) kini rasakan sel tahanan.

Ia ditangkap oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Paringin pada Rabu (10/3/2021) dinihari.

AR dibekuk di Desa Batumandi oleh petugas kepolisian.

Ia diamankan pasca dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian setelah adanya laporan kehilangan dari pihak sekolah.

Kapolres Balangan, AKBP Nur Khamid melalui Kapolsek Paringin, AKP Eko Budi Mulyono menerangkan, AR diduga telah melakukan pencurian di Sekolah Dasar Telaga Purun, Kecamatan Paringin Selatan.

Baca juga: Bupati Balangan Datangi Disdik, Tekankan Tunjangan bagi Guru Bersertifikasi

Baca juga: 20 Warga Desa Kapul Kecamatan Halong Terpapar Covid-19, Bupati Balangan akan Terapkan Lockdown Desa

Lelaki yang juga tinggal di Desa Telaga Purun ini mencuri sejumlah peralatan elektronik yang merupakan aset sekolah.

Diketahui pula, kondisi ruangan yang dimasuki oleh AR merupakan ruang guru.

Dimana kerusakan terjadi pada bagian jendela.

"Setelah hasil penyelidikan, AR menjadi tersangka pada kasus pembobolan SD Telaga Purun. Pelaku saat ini sudah kami amankan dan akan diproses lebih lanjut," ucap AKP Eko, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Mencuri di Toko Milik Teman Sendiri, TS Ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Banjarbaru

Baca juga: Momen Isra Miraj 2021, Kapolresta Banjarmasin Ingatkan Pererat Tali Persaudaraan

Pencurian yang dilaporkan terjadi pada 8 Maret 2021.
Saat itu, pelapor, yakni Syahril melihat kerusakan pada bagian jendela ruang guru.

Setelah dicek ke dalam ruangan, terlihat ruang guru telah berantakan.

Sejumlah fasilitas sekolah telah hilang.

Di antaranya satu unit LCD komputer, satu unit CPU komputer, satu unit LCD proyektor, satu unit reserver digit dan satu tas berisikan perlengkapan olahraga.

Atas kejadian tersebut pihak sekolah mengalami kerugian sebesar Rp 16.300.000.

Sementara AR dikenakan Pemberatan Sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 363 KUHPidana.

( Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved