Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Efek Diperbolehkannya Resepsi Pernikahan dan Perkawinan, Order Usaha Jahit Pakaian Kembali Mengalir

Mulai ramainya pelaksanaan resepsi pernikahan yang dilaksanakan di wilayah Kalimantan Selatan kembali mendongkrak usaha jahit busana.

BANJARMASINPOST.CO.ID/LENI WULANDARI
Penjahit pakaian di Pasar Antasari, Kota Banjarmasin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID- Mulai ramainya pelaksanaan resepsi pernikahan yang dilaksanakan di wilayah Kalimantan Selatan kembali mendongkrak usaha jahit busana.

Setidaknya dalam kurun waktu satu bulan terakhir beberapa penjahit busana sudah menerima order untuk pembuatan busana pengantin dan busana formal keluarga.

Diakui Riyah, pemilik rumah jahit Zulfa di Banjarmasin, saat ini order sudah banyak masuk setelah kurang lebih 10 bulan yaitu selama pandemi corona order sangat sepi khususnya busana wanita.

"Alhamdulillah mulai sebulan terakhir kembali banyak yang minta jahitkan busana, terutama busana pesta untuk keluarga," ujar Riyah yang memang spesialis busana wanita dan busana formal.

Baca juga: Pantau Progress Penanganan Limbah Kebun Sawit di Jorong, Fakta Ini yang Ditemui Dinas LH Tala

Baca juga: Baznas Kalsel Terima Bantuan Dana Baznas Banten untuk Pemulihan Banjir di Kalsel, Bangun Huntara HST

Saat ini saja ia dapat orderan busana pesta dari puluhan keluarga. Untuk melayani banyaknya pesanan, ia menambah pekerja hingga empat orang penjahit.

"Desain atau pemotongan tetap saya yang mengerjakannya, karyawati saya tinggal membantu menjahit dan merapikan jahitan," jelasnya.

Selain busana pesta ia juga sudah mulai dapat order untuk busana lebaran, baik perorangan maupun kalangan keluarga.

Ya, sudah menjadi tradisi bahwa saat lebaran mengenakan pakaian baru, makanya penjahit pun ketiban rezeki dari tradisi tersebut.

"Memang sebelum Ramadhan sudah banyak yang order. Jadi jauh hari sebelum lebaran sudah siap busananya," jelas Riyah.

Fadli penjahit busana pria, juga mengaku sudah banyak orderan jahitan dari pelanggannya, baik jenis seragam kantor maupun busana dan seragam keluarga.

"Kembali mulai normal pesanan jahitan, mudahan keadaan bertambah membaik," harap Fadli yang di awal corona sempat tak ada order dan beralih membuat masker kain.

Fadli sementara ini masih mengerjakan sendiri setiap pesanan, sebab dua rekan kerjanya masih belum aktif bekerja dikarenakan sebelumnya sepi order.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved