Breaking News:

Vaksin Covid 19

Akan Digunakan di Indonesia, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ternyata Telah Ditangguhkan Sejumlah Negara

vaksin Covid-19 AstraZeneca dapat sorotan lantaran dilaporkan efek samping berupa pembekuan darah. Beberapa negara bahkan menangguhkan penggunaannya

flickr
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. Akan Digunakan di Indonesia, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ternyata Telah Ditangguhkan Sejumlah Negara 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JENEWA - Indonesia telah menerima pengiriman pertama 1.113.600 vaksin AstraZeneca pada Senin (8/3/2021).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, vaksin tersebut merupakan bagian awal dari tahap pertama pemberian vaksin melalui jalur multilateral. Dalam tahap pertama yang berlangsung hingga Mei 2021, Indonesia akan memperoleh total 11.748.000 vaksin jadi.

Vaksin asal Inggris itu pun telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Namun belakangan vaksin Covid-19 AstraZeneca mendapat sorotan lantaran dilaporkan efek samping berupa pembekuan darah. Beberapa negara bahkan menangguhkan peluncuran vaksin tersebut.

Baca juga: Hunian Masih Rendah, PHRI Kalsel Minta Vaksinasi Covid-19 untuk Karyawan Hotel Dipercepat

Baca juga: Ustadz Dasad Latief Dakwah di Kalteng, Ajak Masyarakat Kalteng Ikuti Ikhtiar Vaksinasi Covid-19

Namun Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (12/3/2021) mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk berhenti menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Hal itu disampaikan setelah beberapa negara dunia menangguhkan peluncuran vaksin tersebut, karena mengkhawatirkan terjadinya pembekuan darah.

Sementara, Amerika Serikat yang mengalami dampak terparah dari Covid-19 telah meluncurkan lebih dari 100 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diberikan kepada rakyatnya.

Ilustrasi Vaksin AstraZeneca
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca (flickr)

Melansir AFP pada Sabtu (13/3/2021), WHO mengatakan bahwa komite penasehat vaksin sedang memeriksa data keamanan yang masuk, menekankan bahwa tidak ada hubungan sebab akibat antara penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan pembekuan darah.

"Ya, kami harus terus menggunakan vaksin AstraZeneca," kata juru bicara WHO, Margaret Harris.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved