Breaking News:

Kriminalitas HSU

Istri Laporkan Suami ke Polisi Kasus KDRT di Desa Jumba HSU, Tak Terima Dianiaya Hingga Mata Bengkak

Seorang ibu rumah tangga (YE) warga Desa Jumba Kabupaten HSU laporkan suaminya ke Polres HSU karena tak terima dianiaya suami hingga mata bengkak.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Korban penganiayaan KDRT di Desa Jumba Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten HSU yang melapor ke Polres HSU. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Seorang ibu rumah tangga (YE) warga Desa Jumba Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten HSU laporkan suami ke polisi atas penganiayaan yang dialami dirinya.

YE dengan kondisi mata bengkak lebam, melapor sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh tersangka, suaminya sendiri yang merupakan pengurus Panti Asuhan di Kecamatan Amuntai Selatan.

Kapolres HSU AKBP Afri Darnawan melalui Kasat Reskrim Iptu M Andi Patinasarani, begitu menerima laporan dari korban KDRT, pihaknya melakukan visum et retrum dilanjut meminta keterangan saksi.

Dari keterangan korban dan juga saksi, korban mendapat perlakuan tindak penganiayaan dari suaminya, HA warga Desa Telaga Anyar Kecamatan Amuntai Selatan.

Baca juga: Sempat Anjlok, Kini Harga Karet Kalsel stabil, Ditingkat Petani Rp 8000 hingga Rp 9500 

Baca juga: Disdik Banjarmasin Rencanakan Ujian Sekolah Tatap Muka, Begini Mekanismenya

Baca juga: Pembawa Senjata Tajam dan Pemabuk Lem Diamankan UPRC Sabhara Polres Banjarbaru

Kronologisnya, peristiwa KDRD dilaporkan terjadi pada Jumat (12/03/2021) di sebuah Rumah Di Panti Asuhan Desa Telaga Anyar Kecamata Amuntai Selatan.

Pada saat itu kKorban sedang menyapu rumah namun terlapor marah-marah tidak jelas dan menuduh korban selingkuh, kemudian terlapor memerintahkan korban pergi dari rumahnya.

Lalu korban pun menjawab “Saya ini istri kamu ngapain saya ke luar".

Tidak lama korban berbicara seperti itu, terlapor langsung menarik paksa korban sambil membentak, ke luar!”

Terlapor memukul Korban satu kali di bagian wajah yang mengakibatkan mata sebelah kiri korban mengalami luka lebam dan berdarah.

Tak terima dengan tindak penganiayaan oleh suaminya itu, korban langsung melaporkan kejadian dialaminya ke Polres HSU untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Kasus ini telah ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres HSU. Terlapor juga telah diamankan untuk menjalani proses hukum atas laporan korban," ujar Iptu Andi.

(banjarmasinpost.co.id/nia)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved