Berita Tapin

Aplikasi ASAP Digital Diperkenalkan untuk Pantau Karhutla, Polres Tapin Siap Terapkan

Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Karhutla secara Digital (Asap Digital)diperkenalkan untuk memantau daerah rawan karhutla

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Kabag Ops Polres Tapin, Kompol Rainhard Maradona menjelaskan kesiapan pihaknya menerapkan aplikasi ASAP DIGITAL untuk mengantisipasi karhutla di Tapin, Senin (15/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Polda Jambi melalui Mabes Polri memperkenalkan Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Karhutla secara Digital (Asap Digital) dalam Vicon yang diikuti Kapolres Tapin, Kepala pelaksana BPBD Tapin dan Kodim 1010/Rantau. Senin, (15/03/2021).

Asap digital ini memiliki kelebihan dalam monitoring dan pengawasan yang menawarkan perangkat-perangkat menggunakan kamera cctv 360 derajat dengan jarak pantauan empat kilometer. 

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tapin, Kompol Rainhard Maradona saat ditemui Banjarmasinpost.co.id mengatakan peluncuran aplikasi tersebut langsung ditindaklanjuti pihak Telkom dengan melaksanakan pemetaan-pemetaan wilayah-wilayah yang rawan karhutla di Kabupaten Tapin.

"Melalui monitoring dan pengawasan cctv ini dapat memudahkan petugas untuk mendapatkan informasi terkait titik-titik terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.

Baca juga: Lahan Kosong di Cempaka Banjarbaru Terbakar, Lurah Sebut Aparat Selidiki Penyebab Karhutla

Baca juga: Karhutla Kalsel, Kebakaran 2 Hektare Lahan di Kota Banjarbaru Berhasil Dipadamkan

Ia mengatakan dengan adanya pengawasan cctv ini dapat dengan mudah mengirimkan signal kepada posko-posko induk yang dapat diterima oleh personel yang terdekat.

"Terkait dengan Penanggulan karhutla ini, personel yang akan terlibat yakni BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPI) dan mitra-mitra perusahaan," ungkapnya.

Kompol Rainhard mengatakan terkait dengan pemetaan, pihaknya mengatakan masih terus berkomunikasi dengan pihak terkait karena Vicon hari ini hanya sebatas perkenalan aplikasi.

Baca juga: VIDEO Apel Kesiapan Pasukan Penanggulangan Bencana Karhutla di Kalsel

"Aplikasi ini akan diakses setiap orang khususnya tim satgas yang akan melakukan pemadaman. Jadi, aplikasi ini ibarat mata yang memantau dan memberikan signal titik mana yang terdapat kebakaran," jelasnya.

Ia mengatakan terkait kapan aplikasi ini digunakan, pihaknya mengatakan sesuai arahan dari Mabes, per tanggal 5 april diharapkan Polda-Polda sudah bisa menerapkannya. (Banjarmasinpost.co.id/Stan).
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved