Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Ketua REI Kalsel Sebut Kebijakan Pemerintah Mulai Tumbuhkan Bisnis Perumahan

REI Kalsel senang kebijakan Menkeu, DP 0 persen, PPN dibebaskan untuk rumah di bawah Rp 2 miliar, PPN diturunkan 50 persen untuk rumah Rp 2-5 miliar.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Ahyat Sarbini SHut, Ketua Real Estate Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kondisi bisnis perumahan yang sempat terkendala karena corona, kini mulai membaik.

Tentunya, ini menjadi angin segar bagi pengusaha perumahan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Real Estate Indonesia Kalsel, Ahyat Sarbini SHut, mengatakan, mulai ada pertumbuhan. Ini seiring dengan adanya kebijakan pemerintah. 

"Antara lain hal menarik adalah kebijakan Menteri Keuangan yang menerapkan DP 0 persen, PPN dibebaskan untuk rumah di bawah Rp 2 miliar, dan PPN diturunkan 50 persen untuk rumah Rp 2-5 miliar," jelasnya, Senin (15/3/2021). 

Baca juga: Syarat Dapat Bantuan Subsidi KPR Hingga Rp 40 Juta, Untuk Rumah Tapak Mulai Rp 150 Juta

Baca juga: Gandeng Perusahaan Pengembang, Korem 101 Antasari Fasilitasi Prajurit Miliki Rumah Pribadi

Dikatakannya, sektor properti adalah salah satu bagian dalam pemulihan ekonomi nasional.

Apalagi, ada 174 industri ikutan di bisnis properti dan ini bisnis yang padat karya (melibatkan banyak pekerja). 

"Kami harus tetap semangat, terus fight. Saat ini kita sudah terbiasa dengan kondisi sulit. Ekonomi harus tetap bergerak, sukseskan proyek properti di Banua atau di Kalsel," tukas Ahyat. 

Dengan berjalannya proyek properti maka banyak yang ikut berjalan, sebagaimana dikatakan sebagai proyek padat karya, maka otomatis mendatangkan pekerjaan bagi para pekerja bangunan, usaha angkutan material, toko bangunan dan lainnya. 

Baca juga: Kapolresta Kerjasama dengan Pengembang, 72 Personel Polresta Banjarmasin Langsung Ambil Perumahan

Baca juga: Jokowi Bakal Bantu Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Bentuk BP3

Mengenai lokasi strategis perumahan, jelas Ahyat, salah satunya adalah di Kota Banjarbaru.

Itu merupakan primadona perumahan karena daerah pusat perkantoran, daerah transit dan ada Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Adapun tipe rumah yang masih ramai dicari masyarakat adalah tipe 36, mengingat dalam kondisi Covid-19 ini masyarakat ingin membeli dengan harga terjangkau terutama  bagi masyarakat berpenghasilan di bawah UMP. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved