Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pelonggaran PSBB di 2021, Penjualan Mobil Baru Domestik Meningkat

Seiring dengan pelonggaran PSBB, penjualan mobil baru memasuki tahun 2021 ini mulai terdongkrak naik

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Ilustrasi-Petugas Front Office menujukkan mobil baru di showroom Dealer Wira Toyota Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki 2021  seiring adanya pelonggaran PSBB, vaksinasi dan stimulus dari pemerintah,   berpengaruh terhadap   penjualan mobil 

Perry B. Slangor, Head of Corporate Secretary, Investor Relation, Funding & Capital Market mengatakan, kondisi penjualan mobil baru domestik sudah mulai meningkat sejak kuartal III/2020 dibandingkan dengan kuartal II/2020 akibat adanya Covid-19. 

Pada kuartal II/2020 penjualan mobil baru domestik dicatatkan menurun signifikan sebesar 90 persen (q/q) dibandingkan dengan kuartal I/2020 karena adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sehingga aktivitas ekonomi dan daya beli menurun. 

"Namun seiring adanya pelonggaran PSBB dan stimulus dari pemerintah, penjualan mobil baru domestik sudah mulai meningkat di semester II/2020," paparnya. 

Baca juga: PPnBM diterapkan, Penjualan Mobil Baru di Wira Toyota Banjarbaru Mulai Menggeliat

Baca juga: Mau Beli Mobil Baru dengan Harga Rp 100 Jutaan, Berikut Daftar Harga Terkini

Pada kuartal IV/2020, penjualan mobil baru domestik rata-rata mencapai sebesar 53 ribu unit per bulan dari perolehan rata-rata per bulan di kuartal II/2020 yang hanya sebesar 8 ribu unit.

Di awal tahun 2021, penjualan mobil baru domestik tidak jauh berbeda dengan 
pencapaian kuartal IV/2020. Hal ini didukung oleh peningkatan mobilitas masyarakat, keyakinan konsumen dan bisnis, kenaikan dari permintaan serta produksi. 

Selain itu, sambung Perry, adanya kenaikan harga komoditas antara lain batubara sejak kuartal IV/2020  yang mendorong penjualan mobil di segmen komersial.

"Sejalan dengan perbaikan dan peningkatan pada penjualan otomotif, penyaluran pembiayaan baru Adira Finance juga sudah mulai membaik pada kuartal III/2020 dan berlanjut di awal tahun 2021," jelas Perry. 

Rata-rata bulanan pembiayaan baru di segmen mobil baru dan bekas Adira Finance di bulan Januari dan Februari 2021 masing-masing sekitar Rp 345 miliar dan Rp 250 miliar, tidak jauh berbeda dengan perolehan rata-rata bulanan pada kuartal IV/2020. 

"Kami berharap dengan sudah dimulainya distribusi vaksin Covid-19 dapat menyebabkan pemulihan aktivitas ekonomi secara bertahap," tukas Perry. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved