Breaking News:

Aura Menawan Taman Bakuang

Wisata Kalsel, Labirin Etnik di Taman Bakuang Kabupaten Tala Berasa Terobos Hutan Tropis

Jalan bagi pengunjung untuk telusuri area hutan, jadi spot foto menarik, di Taman Bakuang di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tala.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Suasana menawan di Taman Bakuang Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan. Objek wisata ini sekaligus menjadi wahana edukasi alam bagi anak-anak. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ketika bicara labirin, munkgin terpikir di benak khalayak di Kalimantan Selatan (Kalsel) adalah objek wisata yang berada Desa Tambangulang, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Seakan tak mau ketinggalan tren, pengelola Taman Bakuang di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, pun juga melengkapi fasilitasnya dengan wahana labirin.

Namun labirin yang ada di objek wisata yang terletak di tepi Jalan Raya Batakan itu etnik dan unik.

Disebut demikian karena bukan berupa tanaman yang ditanam secara rapat berpola, namun berupa batang-batang kayu. Bagian atas ada tanaman merambat meski sedikit.

Baca juga: Wisata Kalsel, Rileks Rebahan dalam Hammock di Taman Bakuang Kabupaten Tala

Baca juga: Wisata Kalsel, Rumah Bubungan hingga Kuda-kudaan di Taman Bakuang Kabupaten Tala

Baca juga: Wisata Kalsel, Arena Outbound Asah Adrenalin Pengunjung, Ada Flying Fox Juga

Baca juga: Wisata Kalsel, Bisa Berinteraksi dengan Satwa di Taman Bakuang Kabupaten Tala

Baca juga: Wisata Kalsel, Taman Bakuang di Kabupaten Tala Jadi Wahana Edukasi

Aneka jenis batang kayu disusun sedemikian rupa membentuk pola berlorong-lorong. "Berasa kayak masuk hutan tropis saja, unik banget," ucap Sahida, warga Kota Pelaihari, kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (15/3/2021).

Lajang ini mengaku telah tiga kali bertamasya di Taman Bakuang Kabupaten Tala bersama rekan-rekannya.

Dirinya selalu menyusuri labirin etnik tersebut untuk berswafoto sebagai koleksi pribadi.

Ia mengaku menyukai sesuatu yang etnik dan eksotis. Hal itu ia dapatkan ketika plesiran di Taman Bakuang karena fasilitas yang ada didominasi nuansa alam sehingga membuatnya merasa sangat damai.

(Banjarmasinpost.co.id/Roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved