PT PLN Persero UPDK Barito
Kondisi Waduk Riam Kanan Aman
Komitmen PT PLN (Persero) UPDK Barito untuk menjaga pasokan dan ketersediaan listrik di sistem Kalimantan terus berlajut di waduk riam kanan
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Komitmen PT PLN (Persero) UPDK Barito untuk menjaga pasokan dan ketersediaan listrik di sistem Kalimantan terus berlajut.
Hal tersebut ditunjukkan dengan terus memastikan kondisi unit pembangkitnya yaitu PLTA Ir PM Noor agar tetap dapat beroperasi dengan aman dan handal dalam kondisi apapun.
Terlebih beberapa bulan terakhir curah hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa titik khususnya di wilayah provinsi Kalimantan Selatan mengalami banjir dan tanah longsor.
PLTA Ir PM Noor memiliki kapasitas 3 X 10 MW yang beroperasi memanfaatkan air Waduk Riam Kanan untuk menghasilkan energi listrik.
Pola operasi sendiri tergantung dari tinggi rendahnya curah hujan dan debit air di Waduk Riam Kanan.
Meskipun demikian untuk pengoperasian turbin PLTA Ir PM Noor selalu berjalan kontinyu dan tidak ada sistem buka tutup. Hanya kapasitas listrik yang dihasilkan saat musim kemarau lebih sedikit dibandingkan saat musim hujan.
Pada bulan Januari 2021 yang lalu ketinggian air waduk mencapai 61.81 Mdpl membuat air waduk masuk ke saluran spillway atau saluran pelimpah tahap 1 dan curah hujan yang tinggi membuat beberapa titik di lingkungan PLTA Ir PM Noor mengalami longsor.
Spillway sendiri merupakan jalur pelimpah air ketika ketinggian air waduk mencapai titik tertentu.
Spillway memiliki fungsi sebagai pengaman bendungan dari tekanan air berlebih ketika debit air waduk naik agar bendungan tidak mengalami kerusakan.
Saat ini kondisi pembangkit PLTA Ir PM Noor dan waduk riam kanan relatif aman. Ketinggian air waduk (DMA) tanggal 15 Maret 2021 mencapai 59,975 Mdpl yang mana ketinggian tersebut di bawah ambang batas air limpas melalui spillway.
Selain itu semua titik longsor yang ada di PLTA telah dilakukan proses penormalan kembali.
“Kita telah melakukan mitigasi dan terus berusaha melakukan pengendalian dan penormalan, baik dari segi lingkungan waduk, mekanikal maupun elektrikal dari PLTA agar tidak ada yang terlewatkan dan dapat dipastikan bisa berjalan dengan aman dan tetap handal seperti biasanya” kata Nazrul Very Andhi selaku Manager UPDK Barito saat memantau lokasi penormalan PLTA Ir PM Noor.
Selain melaksanakan upaya penormalan pihak PLTA Ir PM Noor rutin melaksanakan pemantauan ketinggian air waduk (DMA) dan inspeksi kondisi lingkungan agar bila terjadi masalah baru dapat dilakukan penanganan lebih dini. (aol/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/plta-ir-pm-noor-pln-1.jpg)