Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Pemprov Kalsel Bantu 5.000 Rapid Test Antigen untuk Pemko Banjarmasin

Pemprov Kalsel berikan bantuan 5.000 rapid test antigen kepada Pemko Banjarmasin guna mengintensifkan kegiatan tracking dan tracing terkait Covid-19.

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan rupanya menekankan Pemko Banjarmasin untuk kembali mengintensifkan kegiatan tracking dan tracing terkait pandemi Covid-19.

Guna mendukung program tersebut, Pemprov Kalsel pun memberikan bantuan ribuan rapid test antigen kepada Pemko Banjarmasin, Rabu (17/3/2021).

Tercatat setidaknya ada 5.000 rapid test antigen yang telah diberikan oleh Pemprov Kalsel kepada Pemko Banjarmasin tersebut.

Penyerahan 5.000 rapid test antigen tersebut dilakukan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, dan diterima secara simbolis oleh Plh Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar.

Baca juga: Honda City Hatchback RS Hadir di Kalsel, Besok Tampil Perdana di Atrium Duta Mall Banjarmasin

Baca juga: Digital Makin Buka Peluang Generasi Milenial di Kalsel Menggeluti Bisnis

Baca juga: Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Pelayanan SIM, STNK dan BPKB Secara Daring, Begini Persiapannya

"Ini adalah alat untuk melakukan screening secara cepat, dan bagian dari upaya kita melakukan perlindungan," ujar Safrizal.

Kemudian, Safrizal pun mempersilakan penggunaan rapid test antigen tersebut untuk berbagai kegiatan di lingkungan Pemko Banjarmasin khususnya lagi dalam upaya penanganan Covid-19.

"Ini bisa digunakan juga untuk melakukan tracking dan tracing di tingkat kelurahan," jelasnya.

Setelah penyerahan secara simbolis oleh PJ Gubernur, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Lobi Balai Kota Banjarmasin tersebut juga dilakukan rapid test antigen.

Rapid test antigen diikuti oleh Kepala SKPD, termasuk juga Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan. Dan dari hasil rapid test antigen tersebut, semuanya dinyatakan negatif.

Sementara itu Plh Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar, mengatakan, bahwa rapid test antigen tersebut akan digunakan untuk menyasar lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan dan juga yang berpontensi Covid-19.

"Kami akan bekerja sama dengan Polresta Banjarmasin dan juga Kodim 1007/Banjarmasin, termasuk tim Satgas Covid-19 Banjarmasin. Kemungkinan kami gunakan ke lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19," katanya.

Ditambahkan oleh Mukhyar, rapid test antigen ini pun rencananya juga akan digunakan dalam pelaksanaan operasi yustisi.

"Salah satunya bisa digunakan untuk operasi yustisi, baik itu di pasar, sekolah, restoran bahkan juga Tempat Hiburan Malam (THM). Dan ini tujuannya memang untuk menemukan sebanyak-banyaknya orang yang berpotensi Covid-19 agar bisa diantisipasi juga penularannya," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved